Zainal Fatah Membenarkan Ungkapan “Dibalik Kesuksesan Suami, Ada Istri yang Hebat”

Mungkid – Ungkapan “dibalik kesuksesan suami, ada istri yang hebat” adalah benar adanya. Demikian pengakuan Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Zainal Fatah saat memberikan sambutan pengarahan pada acara pertemuan seluruh anggota DWP Kankemenag Kab. Magelang memperingati Hari Ibu dan HUT DWP ke-22 di Gedung Serba Guna KPRI Kokarda Komplek Kankemenag Kab. Magelang, Jumat, (3/12/2021).

Berdasar pengamatan terhadap kinerja ASN di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang didapatkan data bahwa istri sangat mempengaruhi keberhasilan suami dalam karier. “Keberhasialan bapak-bapak di kantor pasti di dukung oleh ibu-ibu dirumah, minimal seorang bapak berangkat ke kantor itu sudah yakin anak-anaknya ada yang merawat, ada partner yang diajak berkoorsinasi membuat keluarga nyaman,” terang Zainal Fatah.

“Jika yang terjadi sebalikny maka perlu di cari masalahnya dan kemudian dicarikan solusinya, kalau bapak-bapak  telah bekerja dengan tenang maka target lembaga dapat tercapai, kinerjanya akan bagus dan tentu pihak kantor akan memberikan reword, untuk ASN mendapatkan reword berupa penilaian yang baik, kemudian dari sisi materi mendapatkan tunjangan kinerja,” urainya.

Menyinggung seragam yang dipakai para ibi-ibu Dharma Wanita, Zainal Fatah mengungkapkan bahwa seragam itu adalah baju kebanggan istri Pegawai Negeri Sipil, indentitas yang menjelaskan pemakai baju tersebut adalah istri  dari ASN, selain istri anggota Korp Pegawai Republik Indonesia tidak boleh memakai baju tersebut.

“Baju Dharma Wanita adalah kebanggan istri pegawai, beli bisa di toko-toko pakaian atau di toko bahan pakaian namun hak pemakaian tetap ada pada para istri PNS. Itu ujud identitas diri, ujud anggota organisasi, komunitas lambang kebersamaan,” jelas Zainal Fatah.

Pada kesempatan itu Zainal Fatah memberikan motivasi dan membesarkan hati ibu-ibu istri ASN tersebut. “Suami anda adalah PNS banyak direbutkan orang dengan bukti banyaknya pendaftar CPNS, begitu bejibun orang berminat menjadi PNS, untuk menjadi PNS harus bersaing ketat, untuk itu keadaan ini harus disyukuri, suami anda sudah menjadi PNS yang tentu mendapatkan kesejahteraan yang layak,” jelasnya.

Sehingga Zainal Fatah berpesan untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran rumah tangga yang berasal dari pendapatan suami. “Catat dengan teliti apa-apa yang dibutuhkan saja, jangan membeli barang-barang yang diinginkan sehingga pada akhirny dapurnya jomplang, antara pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang, maka pinter-pinterlah mengatur keuangan rumah tangga,” pesannya.

“Kalau sudah tahu pendapatan suami sekian, jangan  menuntut yang lebih dari suami agar kehidupan tetap baik dan harmonis, tidak terjadi kegoncangan-kegocangang anggaran akhirnya mengambil jalan pintas denag hutang kepada lembaga keuangan sehingga menyebabkan pendapatann semakin berkurang karena harus membayar kredit atau cicilan, maka munculah masalah dalam rumah tangga, kemudian kehidupan tidak harmonis dan seterusnya,” jelas Zainal Fatah.

Terkait kehadiran ibu-ibu Dharma wanita yang tidak maksimal Zainal Fatah memberi saran agar panitia koreksi dan mempelajari apa penyebabnya. “Apa yg membuat mereka tidak datang, apa terkait undangn, atau karena adanya kegiatan yang berbarengan,” pesannya.(toy/Sua).