Berdemokrasi Melalui Pilkasis

Kab. Pekalongan – Berlangsung di halaman Madrasah, siswa dan siswi MTs. Negeri 1 Pekalongan antusias memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS  (Pilkasis). Sabtu, 22 Januari 2022

Terdapat tiga kandidat pasangan calon (paslon)  yang akan merebut hati para pemilih. Ketiga kandidat paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS MTs. N 1 Pekalongan antara lain Nadhifa Aurulia kelas 8 E berpasangan dengan calon wakil M. Afdhal Naja Putra dari kelas 8 C sebagain palson nomer Urut 1 (satu),  paslon dengan nomer urut 2 (dua) Vania Azalia kelas 7 D berpasangan dengan calon wakil Nofa Hilaliyana dari kelas 8 E, sementara  Nayshila Laytiza dari kelas 8 E berpasangan dengan Arda Bily kelas 8 A sebagai paslon nomor urut 3 (tiga). Pemilihan calon ketua dan wakil OSIS dilaksanakan setelah selesai sholat dhuha.

Kegiatan pemilihan  dilaksanakan di TPS dengan desain ruang dan formasi mengacu sebagaimana pelaksanaan pemilu pada umumnya dengan saranan peraga pemilu dari KPU Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk kerjasama dan pendidikan kebebasan memberikan hak pilih pada pemilihan umum dalam  kemasan pemilihan  ketua dan wakil ketua OSIS. MTs N 1 Pekalongan yang dibuka oleh Waka Kesiswaan Emi Shofana, S.Pd. M.Pd.I dan Keyza Rahma Putri Ketua pengurus OSIS periode 2020/2021.

Dalam sambutanya Bu Emi Shofana mengatakan, “Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS kali ini merupakan ajang demokrasi bagi siswa untuk menentukan pilihan secara bebas, sekaligus belajar bagaimana berdemokrasi yang baik serta siap kalah dan siap menang,” tuturnya.

“Para peserta didik punya hak pilih, dapat menentukan pilihan setelah mengetahui visi, misi, dan program yang ditawarkan kandidat. “Kita juga mencetak surat suara dan menyiapkan bilik pemilihan seperti pemilu pada umumnya.”sambungnya.

Pemungutan suara dimulai dengan pembacaan sumpah panitia untuk melaksanakan pemilu secara baik sesuai azas langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil. Pemberian suara dilaksanakan secara bergantian dari setiap kelas yang dilmulai dengan kelas 9A diteruskan kelas 8 dan kelas 7 dengan daftar nominasi sesuai daftar nama siswa setiap kelas.

Untuk proses pemilihan tiap pemilih mendapatkan surat suara dari panitia pemungutan yang berisi nomor urut dan foto pasangan paslon ketua  wakil Ketua OSIS. Selanjutnya, sebagai pemilihm peserta didik memilih dengan cara mencoblos kertas suara di bilik suara, untuk selanjutnya memasukkan kertas yang sudah dicoblos ke dalam kotak. Terakhir, siswa mencelupkan jari kelingking ke tinta sebagai tanda bahwa sudah memilih calon ketua dan Wakil ketua OSIS.

Sesuai dengan jadwal, proses selanjutnya adalah melaksanakan penghitungan suara untuk menentukan hasil pemungutan suara. Jumlah perolehan suara terbanyak  diraih paslon nomor urut 3 (tiga) Nayshila Laytiza – Arda Bily dengan perolehan suara 188 suara. Paslon nomor urut 2, Vania Azalia – Nofa Hilaliyana memperoleh 114 suara. Sedangkan Paslon tiga yaitu Nadhifa Aurulia – M. Afdhal Naja Putra memperoleh suara 92 menempati posisi tiga dalam perolehan suara. Sedangkan surat suara tidak sah 86.

“Suara tidak sah disinyalir pemilih belum memahaminya cara pemberian suara dengan benar meskipun sudah dijelaskan cara memberikan suara atau cara mencoblos, dimungkinkan juga belum ada ketapan pemilih pada paslon meskipun sudah ada sosialisasi dan paparan visi misi oleh paslon,” demikian disampaikan Keyza Rahma Putri selaku panitia

“Misalnya mencoblos di luar kotak gambar paslon, mencoblos lebih dari satu paslon, mencoblos beberapa kali sehingga menimbulkan kerusakan, ada pula kertas suara yang masih utuh belum dicoblos. Mudah-mudahan ke depan akan semakin lebih baik.” tambahnya. Dengan perolehan suara terbanyak, Paslon Nayshila Laytiza – Arda Bily berhak dinobatkan sebagai Ketua dan Wakil ketua OSIS terpilih untuk dilantik menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan segenap Pengurus OSIS Periode 2022. (IY-US/Ant/bd).