Bimbingan Teknis Kurikulum Madrasah Diniyah FKDT Wonosobo

Wonosobo – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah DPC FKDT Kab. Wonosobo gelar Lounching Kurikulum sekaligus pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kurikulum bagi guru ngaji madrasah Diniyah Takmiliyah se Kabupaten Wonosobo. Acara tersebut diuhelat di MTs Al Hidayah dan Madrasah Diniyah Hidayatussibyan Dusun Jujugan Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro, Jumat, (07/01).

Hadir dalam acara tersebut yakni Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, Komisi D DPRD Kab. Wonosobo, Faizun, Kepala Bapperda Wonosobo, Jaelan, dan Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Wonosobo, Fakih Khusni. Serta dihadiri oleh 276 peserta bimtek dari Kecamatan kaliwiro dan Kecamatan Kalibawang.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Wonosobo, usai membuka acara, Bupati menyampaikan bahwa bimbingan teknis menjadi strategi tepat untuk tingkatkan kualitas pembelajaran Madrasah Diniyah. “Santri itu belajar keislaman dengan baik di Madrasah Diniyah. Santri belajar akhlaq budi pekerti keislaman dengan penguatan akidah,” kata Afif.  

Hal lain ia sampaikan terkait program vaksinasi. Ia menghimbauan para asatidz untuk turut andil berperan dalam program vaksinasi dengan edukasi kepada masyarakat melalui wali santri. “Ingat pandemi belum selesai tetap jaga protokol kesehatan dan tingkatkan kewaspadaan dengan memakai masker,” tandas Afif.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Farid, melalui sambutannya menyampaikan bahwa Ustadz-Ustadzah Madrasah Diniyah adalah hamba-hamba Allah yang tangguh sigap dalam perjuangan untuk menyiapkan generasi yang hebat bagi anak-anak bangsa. “Santri adalah generasi yang kuat dalam keimanan dan keilmuan wawasannya, generasi yang unggul yang mampu menjawab seluruh tantangan zaman,” kata Farid.  

Terkait dengan pelaksanaan Bimtek Kurikulum, Fakih Khusni, memberikan keterangan bahwa bintek bertujuan untuk pendalaman materi pembelajaran yang terdapat pada kurikulum Madrasah Diniyah yang telah disusun oleh FKDT,

“Dengan bimtek ini diharapkan ada kesamaan penerapan metode pembelajaran berbasis kajian kitab melalui materi pembelajaran yang tersusun dalam kurikulum Madrasah Diniyah, insyaallah dengan adanya bimtek ini kualitas pembelajaran Madrasah Diniyah di Kabupaten Wonosobo lebih baik kualitasnya,” tandas Fakih.

Meski melibatkan banyak peserta yang hadir, namun acara tertap digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.(Fk-ws/Sua)