Kemenag Kab Tegal Terima Kunjungan Studi Tiru Kemenag Kab Batang Terkait Pembangunan Gedung KUA

Tegal.  Kantor Kemenag Kab. Tegal, mendapatkan kunjungan dari Kemenag Kab Batang  dalam rangka Studi Tiru Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Blado Kabupaten Batang tahun 2022 . Kunjungan studi tiru dipimpin langsung oleh Kepala Kankemenag Batang dan didampingi oleh tim yang berjumlah 11 orang, dari unsur PPK, bendahara, perencana, pejabat pengadaan, konsultan perencana dan pegawai/ staf Bimas. Islam

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula KUA Dukuhturi Kab Tegal ini berjalan lancar. Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kab Batang – HM Aqso- menjelaskan bahwa studi tiru ke Kabupaten Tegal dimaksudkan untuk belajar pengalaman pengelolaan dana pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Dukuhturi Kab Tegal tahun 2021 lalu yang dinilai cukup berhasil.

“Tahun 2022, Kami dapat alokasi anggaran Pembangunan Gedung Balai Manasik Haji KUA Blado yang nilainya sama dengan KUA Dukuhturi, yakni Rp 1.4 Milyar. Agar bisa sukses dan optimal, kami perlu banyak belajar strategi, baik dari sisi perencanaan, pengawasan, maupun  pengelolaannya. Termasuk bagaimana mengatasi kendala yang muncul,”  jelasnya  24/2/2022

Kepala Kankemenag Kabupaten Tegal-Sukarno- menyampaikan terimakasih dan rasa sukur  karena Kab. Batang berkenan memilih berkunjung ke Tegal. Harapannya tentu ada hal-hal yang baik dan positif yang bisa ditiru dalam  proses pembangunan Gedung Balai Nikah dan  Manasik Haji KUA Dukuhturi, dan ada pula hal-hal yang mungkin  tidak baik yang  bisa dijadikan pengalaman untuk  dihindari.  

“Kata kunci suksesnya pelaksanaan pembangunan gedung itu diawali dari perencanaan. Kalo  perencanaannya sudah tidak baik, maka dilaksanakan sebaik apapun hasilnya pasti kurang baik.  Agar pelaksanaannya bisa baik pelaksana/pemborongnya  juga   harus baik. Peran pengawasan PPK/konsultan pengawasan dalam hal ini menjadi sangat penting  agar apa yang direncanakan dapat direalisasikan sebagaimana mestinya.” jelasnya

Setelah sambutan Kepala Kemenag Kab Batang dan Kepala Kemenag Kab Tegal, acara dilanjutkan dengan diskusi/tanya jawab seputar pembangunan Gedung KUA. PPK Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Dukuhturi -Tamsirudin bersama Kasi Bimas Islam -A. Saepudin Zuhri –  menjelaskan  detail proses dan kendala  pelaksanaan pembangunan dari awal serta akhir. Menurutnya, yang menjadi kendala terbesar adalah adanya kebijakan PPKM di masa pandemi Covid-19 serta kenaikan harga fantastis bahan material seperti besi yang menyulitkan penyedia. Selain itu perubahan perencanaan di tengah-tengah proses menjadi kendala yang berdampak pada keterlambatan pembangunan Gedung.(Najmudin)