Jateng Robotic Competition

MTs Negeri 1 Magelang Gelar Jateng Robotic Competition

Kota Mungkid – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Magelang menggelar Jateng Robotic Competition, sebuah ajang perlombaan di bidang teknologi terapan, dengan agenda pembukaan, workshop dilanjutkan lomba pada hari Sabtu, (05/02/2022). Kompetisi ini adalah ajang kompetisi robotik tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)/ Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS)/ Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Lomba robotik tingkat Jawa Tengah tersebut merupakan kelanjutan dari agenda pra workshop, pelatihan yang bekerja sama dengan Racer Robotik, IYRA (Indonesia Youth Robotic Association) Jakarta. Sedianya pelatihan tersebut dilakukan melalui zoom meeting, tetapi karena pihak Racer Robotik sudah hadir di magelang maka pelatihan diselenggarakan secara klasikal pada hari kamis, (03/02/2022) dilanjutkan pendampingan pada Jumat sore (04/02/2022). Adapun materi yang disampaikan ke peserta yang berjumlah 50 tim, dengan klasifikasi 26 tim tingkat MI/SD, 17 MTS/SMP dan 7 tim lokal meliputi basic mekanik robot, Elektronika robot, coding robot, dan model kompetisi robot.

“Selama ini robotik masih dianggap wow, anak-anak hanya bisa melihat film robotik dan animasi, maka MTsN 1 menyelenggarakan kompetisi ini dalam rangka memasyarakatkan robotika yang nanti bisa dimasukkan dalam kurikulum di madrasah masing-masing,” jelas Ashianingsih, Ketua panitia penyelenggara Jateng Robotic Competition.

“Harapannya setelah ini, ketika korea atau negara-negara lain menyelenggarakan kompetisi atau olimpiade robotik, peserta terbaik lomba ini akan dibina oleh Racer Robotik dan peserta akan diikutkan di kompetisi international tersebut,” lanjut Ashianingsih.  Beliau juga mengungkapkan bahwa MTsN 1 Magelang beberapa waktu yang lalu menjadi peserta terbaik di ajang international, di kompetisi Malaysia yang mengikutsertakan 1 tim terdiri dari 2 peserta didik.

Untuk mengasah kemampuan berteknologi dibutuhkan latihan dan ikut serta lomba secara terus menerus. Semakin banyak ajang kompetisi diikuti semakin banyak ilmu, kemampuan dan pengalaman dalam berteknologi. Kedepannya peserta didik dapat membuat teknologi sendiri dan digunakan secara luas untuk masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Ashianingsih juga menegaskan bahwa tujuan lainnya penyelenggaraan lomba robotik adalah membudayakan pelajar dalam hal teknologi, mengingat teknologi saat ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. “Melalui robotika bisa membantu segala kebutuhan manusia. Oleh karena itu jika anak sejak dini dikenalkan dan dipahamkan dengan teknologi robotika maka kedepannya mereka mampu menguasai teknologi dan tidak tergantung dunia luar,” harapnya. Hal tersebut mengurangi ketergantungan kita ke negara lain sehingga Indonesia bisa menjadi negara pionir.

Suroso yang mewakili Kepala MTsN 1 Magelang dalam kesempatan yang sama juga berharap kegiatan kerja sama MTsN 1 Magelang dengan tim Racer Robotik dari Jakarta bisa berlanjut hingga para peserta didik kabupaten Magelang khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya bisa mengikuti dan eksis di lomba robotik tingkat nasional dan international.(FS/Sua)