Launching Group Rebana Tombo Ati Pokjaluh Kota Magelang

Kota Magelang – Kesenian dapat diartikan sebagai hasil karya manusia yang mengandung keindahan dan dapat diekspresikan melalui suara, gerak ataupun ekspresi lainnya. Seiring perkembangan zaman seni budaya islam rebana mulai memudar di masyarakat. Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kota Magelang, membentuk group rebana pada Rabu, 16 Maret 2022 di Pondok Pesantren al Ihsan Wates.

Abdurrosyid, selaku Kasubag TU dalam sambutannya menyampaikan mengapresiasi pembentukan rebana oleh POKJALUH Kota Magelang. “Penyuluh agama Islam dalam menjalankan tusi nya selain melakukan bimbingan dan penyuluhan pada masjlis taklim juga perlu mengembangkan dan melestarikan seni budaya Islam yaitu rebana, karena Islam berkembang dan bisa diterima di nusantara ini antara lain melalui kesenian,” imbuh Abdurrosyid.

Shanti selaku ketua POKJALUH menyampaikan terima kasih kepada pimpinan yang telah mendukung dan mensupport pembentukan group rebana dan kepada seluruh penyuluh agama Islam yang telah meluangkan waktu disela-sela kesibukannya bersedia membentuk group rebana ini. “Ada 2 tujuan dibentuknya group rebana ini adalah pertama, ingin melestarikan kesenian Islami ini sebagai bagian dari syiar Islam, kedua, menggali potensi seni para penyuluh agama Islam,” jelas Shanti.

Peresmian group rebana ini, diawali dengan mujahadah dan doa bersama yang diimpin oleh Gus Dhofir yang merupakan penyuluh agama Islam non PNS. Group rebana Pokjaluh Kota Magelang di beri nama group rebana Tombo ATI diharapkan sebagai wadah menggali dan mengembangkan potensi seni para penyuluh agama Islam di Kota Magelang.(Shanti/Sua)