Penyuluh Agama Beradu Prestasi Mustahik Produktif Binaannya

Pekalongan – Penyuluh Agama PNS dari 10 kab/kota di Jawa Tengah beradu prestasi mustahik produktif yang menjadi binaannya di Hotel Horison Pekalongan, 13/3/2022.

Di hadapan pimpinan Baznas, 74 orang Penyuluh agama tersebut mempresentasikan perkembangan  usaha  mustahik produktif setelah mendapat bantuan dari Baznas Jateng.

Imroatun Saadah, Penyuluh Agama PNS dari Kab. Batang menyampaikan prestasi binaannya, “Saya bahagia dengan bantuan dua juta rupiah dari Baznas Jateng, kelima binaan saya  berhasil mengembangkan usaha kecilnya. Bahkan ada salah satu binaan  yang modalnya sudah meningkat 100 persen di bidang budi daya jamur.  Mustahik yang menekuni perternakan kambingnya ada yang sudah bertambah kambingnya,” jelasnya.

Kriteria Mustahik Produktif binaan Penyuluh Agama PNS ini adalah dari asnaf miskin dan sudah mempunyai usaha produktif serta siap untuk bersama pendamping mengembangkan usahanya.

Berbagai macam varian usaha yang ditekuni oleh mustahik miskin produktif, menjadi semakin berkembang dan meningkat pendapatannya setelah mendapat suntikan bantuan modal dan didampingi secara langsung oleh Penyuluh Agama Fungsional di kab/Kota masing-masing. Adapun jenis usaha asnaf miskin ini antara lain, aneka makanan olahan, peternakan, perikanan, jasa laundry, percetakan, retail dan sebagainya

Sementara Ketua Baznas Jateng Daroji, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Penyulumoh Agama PNS dalam mendampingi usaha produktif dari asnaf miskin ini.

“Terima kasih atas konerja Penyuluh agama dalam pendampingan terhadap usaha produktif asnaf miskin. Evaluasi secara keseluruhan memuaskan karena sekitar 85% pendampingan ini sukses. Asnaf binaan dapat survive dalam usahanya dan bahkan bisa menyisihan hasil pendapatannya untuk infak. Sedangkan yang 15% dinyatakan tidak berhasil melanjutkan usahanya karena faktor sakit, wafat, menjadi TKI/TKW, dan pailit,” jelas Ahmad Daroji.

10 kab/kota yang mengikuti kegiatan monev  yang digelar oleh Baznas Jateng ini adalah 7 dari kab/kota se eks karesidenan Pekalongan ditambah dengan Kab. Kendal, Banyumas, Cilacap dan Purbalingga. Monev Baznas diselenggarakan secara bergiliran dalam sebulan ini di lima titik untuk 2154 penyuluh agama pendamping dan 2.154 mustahik miskin  produktif se Jawa Tengah.(Sua/Rf)