Prioritas dan Arah Pembangunan Sesuai Visi dan Misi

Kab Pekalongan – Intan Risana, S.H Perencana Ahli Madya mewakili Kepala Kankemenag Kabupaten Pekalongan, Drs.H Sukarno,M.M ikut serta hadir dalam kegiatan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 tingkat Kabupaten  Pekalongan digelar Aula Setda Lt.1 Kabupaten Pekalongan. Selasa (29/3/2022).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penyusunan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah 2023, yang sebelumnya diawali dengan Musrenbang tingkat desa/kelurahan yang mengakomodir usulan-usulan tingkat RT/RW kemudian jenjang ke atas tingkat kecamatan yang menampung usulan tingkat desa/kelurahan, baru tinkat kabupaten yang pesertanya seluruh OPD, Ormas, Forkopimda dan lembaga masyarakat lainnya.

Menurut Bupati Pekalongan,Fadia Arafiq,SE.,M.M tahapan-tahapan ini menjadi sarana penyampaian usulan kegiatan dari masyarakat dan pemerintah di kecamatan, desa dan kelurahan serta dari forum anak, sekaligus sebagai upaya mempertajam usulan kegiatan bersama seluruh kepala perangkat daerah.

Disampaikan pula oleh Bupati karena keuangan Pemda sejak adanya pandemi Covid 19 cukup memprihatikan maka dalam usulan harus ada prioritas.

“Pembangunan di kabupaten Pekalongan dalam pelaksanaanya berdasarkan prioritas. Tahun 2022 banyak kekurangan, dan hal ini akan menjadi bahan evaluasi agar bisa lebih baik baik di tahun 2023. Prioritas tahun 2022 pembangunan infrasrtuktur 130 Milyar, semoga tahun 2023 lebih besar lagi. Padan tahun  2022 ini kami  akan mempercantik alun alun dan menjadi Ikon Kabupaten Pekalongan.” tandasnya

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, adanya program kesehatan gratis hanya dengan KTP, penunggu rumah sakit yang tidak mampu mendapat bantuan 50 ribu per hari dan program ini sudah berlaku sejak Januari 2022.

Pada acara musrenbang bupati lebih mendengarkan aspirasi saran dan masukan dr peserta dalam rencana penyusunan rencana kerja

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD  Kabupaten Pekalongan, Dra.Hj.Hindun.MH..berharap agar muserenbang tidak menjadi musyawarah pepesan kosong

“Prioritas dan arah pembangunan sesuai visi dan misi bupati agar dicermati lagi agar bisa dimengerti oleh masyarakat.” tuturnya.

Dalam acara musrenbang peserta ada forum anak yang mengusulkan tempat taman baca anak, disediakan adanya layanan kesehatan anak serta layanan psikologi anak serta menghimbau kepada masyarakat khususnya orang tua agar mengontrol anak dalam pemakaian gudget

Alur Usulan Aspirasi Masyarakat melalui SIPD. dengan alamat: http://pekalongankab.sipd.kemendagri.go.id 4. Usulan/Masukan Masyarakat dapat juga disampaikan melalui : email → bagianprogrambappeda@gmail.com – WhatsApp ke Nomor → 0821-3453-4449. (Int/Ant/bd).