Hari Ini, Kemenag Jateng Serentak Gelar 36 Ribu Vaksin Booster

Kakanwil membuka serta memberikan arahan dalam kegiatan Sejuta Vaksin Booster yang berangsung di Kantor Kemenag Prov. Jateng, Rabu (13/4).

Tegal (Humas) – Rabu (13/4), Kakanwil Kemenag Prov. Jateng bersama Wali Kota Tegal secara resmi membuka acara gerakan sejuta vaksin ketiga (booster) serentak bagi pemudik lembaga keagamaan di berbagai titik daerah di Jateng. Kegiatan pembukaan ini berlangsung di Kantor Kemenag Kota Tegal.

Ramadhan Tahun 2022, vaksin booster menjadi  salah satu syarat bagi pemudik. Selaras dengan ketentuan tersebut, Kanwil Kemenag Prov. Jateng siap mendukung atensi Menteri Agama dalam mensukseskan program Sejuta Vaksin Booster di tengah masyarakat dalam rangka menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 1443 Hijriah. Sejumlah 36 ribu dosis vaksin yang diberikan hari ini, menjadi awal dari Gerakan Sejuta Vaksin Booster bagi Pemudik Lembaga Keagamaan Prov. Jateng.

Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta’in Ahmad berharap dengan adanya vaksin ini dapat melindungi masyarakat dan tidak menimbulkan cluster baru.

“Saya mengajak kepada seluruh ASN serta meminta kepada tokoh-tokoh baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan lain sebagainya, berikhtiar bersama-sama ikut memberikan wawasan, bimbingan, edukasi kepada jamaah, masyarakat atau anggotanya, agar mereka antusias dalam melakukan vaksin. Karena bimbingan maupun arahan dari tokoh agama juga ikut mempercepat program Sejuta Vaksin Booster dan berdampak pada kesuksesaan penyelamatan Idul Fitri dan mudik lebaran tahun ini dari Covid-19. Dalam menjalankan program ini akan ada evaluasi setiap minggu,” tegasnya.

Sebelumnya, Kanwil Kemenag Prov. Jateng telah melaksanakan Vaksin Booster yang mencakup 10 ribu orang atau penerima Vaksin Booster di berbagai berbagai daerah. Angka covid – 19 di Indonesia khususnya Jateng, saat ini telah melandai sehingga masyarakat diberikan kebebasan dan kelonggaran dalam menjalankan aktivitas termasuk kegiatan arus mudik Lebaran.  

Kakanwil menghimbau “Walaupun kita diberikan kebebasan, kelonggaran dalam beraktivitas, seluruh Jajaran Kanwil Kemenag Prov. Jateng dalam menjalankan kegiatan Ramadhan seperti taraweh, buka bersama, tadarus dan lain-lain agar tetap patuh dan  menjaga protokol kesehatan dengan baik. Bahkan di dalam SE Menteri Nomer 8 Tahun 2022 juga melarang ASN mengadakan buka bersama, menghadiri buka bersama, open house saat Idul Fitri. Kelonggaran ini jangan berubah menjadi euforia  yang dapat mengakibatkan peningkatan kembali angka covid-19. Maka seluruh jajaran Kanwil Kemenag Prov. Jateng harus berikan contoh yang baik,” imbuhnya.

Dalam pelaksaannya, vaksin tidak hanya dilakukan ditempat ibadah umat Islam saja seperti di Komplek Masjid, Mushola, serta Pesantren. Tetapi juga tempat ibadah agama lain seperti Gereja, Vihara maupun Pura.

Dengan adanya program ini, harapannya nanti menjelang Idul Fitri  dan Arus Balik masyarakat juga bisa mudik dengan sehat dan aman. Dan jika kondisi setelah idul fitri baik-baik saja, maka ibadah haji juga akan baik-baik saja.

“Sampai akhir Ramadhan, target Kanwil Kemenag Prov. Jateng bisa tembus di angka 150 ribu,” tandasnya. (d/rf)