Setelah 2 Periode Pimpin MI Al Iman, Kini Muflihatut Thohiroh Menjadi Pengawas Madrasah

Kota Magelang – Jum’at (1/4/2022) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Fungsional Pengawas Madrasah Tingkat RA/MI di aula kantor.

Acara yang dihadiri pejabat struktural, pengawas sekolah baik Pendidikan Agama Islam (PAI) maupun Madrasah, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), Kepala KUA Kecamatan, dan Kepala Madrasah baik negeri maupun swasta di lingkungan Kankemenag Kota Magelang.

Mengingat padatnya kegiatan, acara digelar mulai pukul 08.00 WIB tepat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tamu undangan yang hadir diwajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu, berjaak, selain itu mereka juga diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun di tempat yang telah disediakan.

Adapun pegawai yang dilantik pada siang ini adalah Muflihatut Thohiroh guru ahli muda yang selama inii telah 2 periode menjabat sebagai kepala MI Al Iman di Kota Magelang. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah ia diangkat menjadi Pengawas Sekolah Muda Madrasah Tingkat Raudhatul Athfal (RA)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kankemenag Kota Magelang.

Kepala Kankemenag Kota Magelang setelah melantik dan mengambil sumpah jabatan selain menyampaikan ucapan selamat kepada pegawai yang baru saja dilantik juga memberikan arahan.

“Selamat kepada Ibu Muflihatut Thohiroh yang baru saja dilantik, saya yakin dengan latar belakang pernah menjabat sebagai kepala madrasah mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai pengawas dengan baik,” ucap Sofia Nur.

 “Mutasi jabatan dalam sebuah organisasi adalah hal wajar, tentunya selalu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kompetensinya. Apapun jabatan kita jadikanlah itu sebagai media untuk mengabdikan diri kepada Kementerian Agama secara optimal. Semua jabatan memiliki fungsi penting karena menjadi bagian dari berjalannya organisasi. Terimalah tugas dan jabatan sebagai amanah, sehingga memiliki nilai ibadah pula,” imbuh Sofia.

Disamping itu Sofia Nur juga mengingatkan salah satu program unggulan kementerrian agama yakni moderasi beragama. Ia mengimbau agar pengawas madrasah berpartisipasi aktif dalam mengarusutamakan pesan-pesan kerukunan, toleransi serta nasionalisme kepada guru binaannya., karena seluruh ASN memiliki peran dalam mewujudkan moderasi beragama.  (Hari/rf).