Manasik Haji

Kemenag Wonogiri Lakukan Manasik Haji, untuk Persiapan Keberangkatan Ibadah Haji Tahun 2022

Wonogiri – Selasa dan Rabu, tanggal 24 dan 25 Mei 2022 bertempat di Gedung PGRI Kab. Wonogiri Jln. RM Said Wonogiri, Kantor Kementerian Agama Kab. Wonogiri mengadakan Pembinaan Manasik Haji Bagi Calon Jama’ah Haji Kabupaten Wonogiri Tahun 2022, acara yang berlangsung selama dua hari itu menghadirkan nara sumber Bp. H. Ahyani Kabid Haji Kanwil Kemenag Prov. Jateng, H. Anif Solikhin Kepala Kankemenag Kab. Wonogiri, Dinas Kesehatan Kab. Wonogiri dan dari Pejabat Kemenag Wonogiri yang dihadiri 158 Calhaj Kab. Wonogiri dan 2 petugas haji, pembukaan Manasik dihadiri Forkopimda dan pejabat dari Pemkab Wonogiri.

Manasik haji sangat bermanfaat bagi para calon jamaah haji, karena setelah melaksanakan manasik haji, para calon jamaah haji akan dapat memahami hal-hal apa saja yang harus dilakukan pada saat melakukan ibadah haji nantinya. Para calon jamaah haji juga mempelajari budaya, bahasa, dan kondisi alam di Arab Saudi.

Dikatakan H. Ahyani selaku Kabid Haji Kanwil Kemenag Prov. Jateng Manasik Haji dilakukan untuk dapat memberikan pemahaman kepada setiap calon jamaah haji mengenai tujuan utama keberangkatan mereka ke tanah suci Mekkah. Tujuan diadakannya Manasik Haji adalah untuk mempermudah calon jamaah Haji dalam memahami tentang ibadah haji baik secara teoritis maupun praktis sehingga diharapkan dapat menjadi calon jamaah Haji yang mandiri dan dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar.

Manasik Haji dalam prosesnya memberikan manfaat kepada calon jamaah Haji. Adapun manfaat dari pelaksanaan Manasik Haji adalah sebagai berikut:Calon jamaah Haji dapat mengetahui tentang doa-doa sunnah mulai dari keluar rumah untuk melaksanakan ibadah haji sampai kembali ke Indonesia dari Mekkah.

  1. Calon jamaah Haji dapat memahami mana yang wajib, rukun, sunnah, dan haram saat melaksanakan ibadah haji.
  2. Calon jamaaah Haji dapat mengetahui gambaran umum dari kondisi Mekkah dan Madinah yang harapannya dapat berguna untuk persiapan ibadah haji nantinya.
  3. Caon jamaah Haji dapat saling mengenal antara jamaah satu dengan jamaah lainnya sehingga saat di Mekkah dapat saling membantu satu sama lain.
  4. Calon jamaah Haji dapat menggunakan Bahasa Arab yang sehari-sehari digunakan karena pada saat Manasik Haji calon jamaah diajarkan Bahasa Arab sehari-hari untuk percakapan ringan di Mekkah nantinya.

Kita harus bersyukur karena tahun ini panjenengan sedaya (calhaj) menjadi yang terpilih karena bisa berangkat menunaikan Ibadah Haji pada tahun ini dan berharap untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, selalu menjaga kesehatan dan menjadi Haji yang Mabrur sepulangnya dari tanah suci yang nantinya bisa berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa, demikian dikatakan H. Anif Solikhin selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Wonogiri.(kwt/Sua)