Sinergi Agen Perubahan dalam Membangun Bangsa

Ko Tegal-Darsiti, Penyuluh Agama Islam yang menjadi Duta Inspiratif 2021 Kementerian Agama dari Kota Tegal, mengikuti kegiatan Pembinaan dan Pembahasan Forum Komunikasi Agen Perubahan Kementerian Agama di Batu Malang. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 8-10 Juni 2022 tersebut merupakan komitmen Kementerian Agama untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi. Dengan niat perubahan menjadi lebih baik, seluruh Agen Perubahan melaksanakan diskusi, bertukar informasi, mengidentifikasi permasalahan serta memberikan solusi kreatif demi meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Barisan Agen Perubahan Kementerian Agama Tahun 2022

Kartika Damayanti, Kepala Bagian Fasilitasi Reformasi Birokrasi dan Pelaporan Biro Ortala Kemenag RI, dalam pembukaan kegiatan, menyatakan bahwa Forum Agen Perubahan ini harus mampu memberikan hasil dan dampak yang nyata bagi lingkungan Kementerian Agama.

“Forum ini diharapkan mampu mengingatkan semua Agen tentang perannya yang sangat strategis dalam Reformasi Birokrasi. Selain itu, Forum ini juga penting untuk menjaga momentum dan meningkatkan kapasitas agen perubahan sehingga mempercepat terwujudnya sasaran Reformasi Birokrasi diseluruh Satker Kementerian Agama Republik Indonesia”

Perlu diketahui, Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai good governance dan melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur. Melalui reformasi birokrasi, dilakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien.

Sejalan dengan Kartika Damayanti, Muhammad Su’bi, Analis SDM Aparatur Ahli Muda pada Subbagian Fasilitasi Reformasi Birokrasi pada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama mengungkapkan pentingnya peran Agen Perubahan dalam mewujudkan Satker yang Berpredikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

“Upaya menuju WBK dan WBBM ini bukan ajang kompetisi antar Satker Kemenag, tetapi merupakan upaya bersama meningkatkan Kinerja Kementerian Agama. Oleh karena itu, adanya reviu, replikasi, benchmarking dan inovasi baru akan membantu mempercepat Reformasi Birokrasi Kementerian Agama” ungkapnya.

Kemudian, Kegiatan ditutup dengan pembentukan Forum Agen Perubahan periode 2022-2025 yang diketuai Dr. Muhtar Hazawawi M.Ag (Kepala Kantor Kementerian Agama Kota malang) yang pada tahun 2021.(ar/rf)