MI Al Iman Gelar Seminar Parenting Bertajuk “Membina Hidup Bahagia dengan Al-Qur’an”

Kota Magelang_- Salah satu upaya MI Al-Iman Kota Magelang dalam memajukan pendidikan di madrasahnya yakni dengan memberikan fasilitasi terhadap penyelenggaraan belajar mengajar anak-anak, serta peningkatan kapasitas baik guru maupun wali murid dalam mengasuh anak-anaknya. Wujud kegiatan yang diselenggrarakan oleh MI Al-Iman Kota Magelang adalah kegiatan parenting bertema “Membina Hidup Bahagia dengan Al-Qur’an”.

Kegiatan parenting dihadiri oleh seluruh wali murid kelas satu sampai enam yang berjumlah 327 orang. Narasumber kali ini adalah Ustaz Fajar Santoso, ustadz yang telah malang melintang dalam bidang pembimbingan Al-Qur’an. Dalam pemaparannya ia menjelaskan tentang segala hal yang terkait dengan pola asuh orang tua dalam mendidik anak-anak berlandaskan Al-Qur’an.

“Sebaik-baiknya kurikulum pendidikan adalah Al-Qur’an sebagai firman Allah yang mudah dipelajari. Dengan Al-Qur’an, hidupnya dijamin pasti akan bahagia. Orang yang aktivitasnya selalu melekat dengan Al-Qur’an, pahalanya akan terus mengalir. Untuk itu, orang tua dituntut untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak selama belajar di rumah, baik belajar akademis maupun agamanya. Termasuk mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ustadz Fajar.

Peran orang tua dalam mengontrol anak-anaknya haruslah menjadi perhatian utama para orang tua di rumah. Di sisi lain, para guru pengajar madrasah harus lebih aktif dalam memfasilitasi forum orang tua dengan memberikan materi-materi penunjang pembelajaran untuk nantinya dijadikan bahan ajar bagi para orang tua kepada anak-anaknya.

Ketika membuka kegiatan  kelas parenting, Lilik Fatkhu Diniyah kepala MI Al Iman memberikan apresiasi kepada komite madrasah yang menginisiasasi acara, dan juga wali murid yang berkenan hadir mengikuti. Tentunya hal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi wali murid dalam mengasuh putra-putrinya di rumah dengan landasan Al-Qur’an.

Seminar parenting yang dilangsungkan di aula madrasah saat ini (Sabtu, 1/10), diharapkan menjadi program rutin yang minimal dapat dilakukan sekali disetiap tahunnya. (Lilikfathu/Hari).