Belajar Pilih Presiden dari Pemilihan Ketua OSIS

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Ungaran – Senin, 15 Mei 2023, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Semarang hadirkan Komisionaris KPUD Kabupaten Semarang. MTsN Semarang melaksanakan kegiatan Pemilihan Ketua OSIS ( Pilkasis ). Kegiatan ini merupakan program madrasah bidang kesiswaan bersama kurikulum setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan untuk :

  1. Memilih ketua OSIS dan wakilnya
  2. Memberikan pembelajaran bagi Peserta Didik tentang kondisi yang sesungguhnya saat terjadi pesta demokrasi, seperti Pemilihan Ketua RT, Ketua RW, Kepala Desa, Legeslatif, hingga pemilihan Presiden.
  3. Implementasi kurikulum merdeka belajar Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatal Lil ‘alaamiin (P5RA) khususnya mata pelajaran PKn.

Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan tahapan sosialisasi, pendaftaran bakal calon ketua dan wakil ketua, seleksi administratif, penetapan calon, kampanye terbuka, pelaksanaan pemilihan dan penetapan calon terpilih.

Pada kesempatan tersebut, Komisioner KPUD Kabupaten Semarang, Bambang Setyono mengatakan bahwa Siswa madrasah sebagai pemilih  pemula harus  memahami tentang tujuan Pilkasis yang secara umum sama dengan tujuan pemilu, seperti pemilihan legeslatif dan Presiden Wakil Presiden di 2024 nanti.

“Siswa harus tahu azas pemilu yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Juga tidak kalah penting untuk menjaga situasi tetap aman, tenteram, nyaman, dan terkendali. Tidak boleh ada saling adu mulut (padu) yang berujung gelut karo tanggane (berkelahi dengan tetangganya). Semua harus mengedepankan kerukunan, pilihan boleh beda tetapi tidak boleh saling mencela apalagi direwangi gelut, ora apik mungguhe agomo dan bertetangga,” kata Bambang.

Usai Komisionaris KPUD menyampaikan penjelasannya, kegiatan ditutup dengan P5RA oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Nur Kholis. Kholis mengatakan, untuk memberikan gambaran, pengalaman langsung kepada kalian tentang pemilu, maka sebagai siswa madrasah, kalian harus memiliki karakter yang berahlakul karimah dengan menjaga kerukunan dengan sesame calon, dengan tim sukses, dan pemilih. Ini semua ada di dalam mata pelajaran bidang studi PKn dan Aqidah Ahlak.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi Peserta Didik di madrasah kami,” katanya.(MAM/Sua)