Syarif, Sosok Penyuluh di Balik Penghargaan BNPT RI Kepada Yayasan Persadani Semarang

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang (Humas) – Membangun komunikasi dengan kelompok radikal di Kota Semarang sejak tahun 2007, Syarif Hidayatullah yang merupakan penyuluh agama Islam di Kementerian Agama tersebut akhirnya membuahkan beberapa penghargaan kepada unsur yang dibina atau organisasi yang diikutinya.

Salah satunya adalah Yayasan Persadani sebagai wadah pembinaan terhadap eks narapidana kasus terorisme yang diprakarsai dan berdiri pada tahun 2020 yang akhirnya mendapat penghargaan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT RI yaitu Komjen Rycko Amelza Dahniel pada Jumat (5/5/2023) yang berkunjung langsung ke Sekretariat Yayasan Persadani Jl. Warigalit Raya No. 237 Krapyak kemarin.

“Alhamdulillah, hari ini Pak Rycko langsung menengok beserta jajarannya ke kediaman kami yang digunakan sebagai sekretariat yayasan,” tutur Syarif.

“Pak Rycko berkunjung memberi penghargaan dan ingin bertemu bersilaturahmi atau halal bihalal dan berdialog dengan 50 eks napiter beserta keluarganya, baik yang berada dalam nsungan Persadani maupun sebagai mitra,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Yayasan Persadani, Sri Puji Mulyosiswanto mengakui bahwa peran sosok Pak Syarif Hidayatullah sangatlah penting dalam membangun pemahaman dan perilaku moderat kepada ikhwan eks napiter.

“Kami bisa berubah karena selama ini didampingi dengan sabar oleh Pak Syarif Hidayatullah, sebagai pembina kami dan tempat curhat serta membangun pemahaman dan perilaku moderat kepada kami,” sebut Puji kepada Rycko.

Rycko juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Syarif bahwa telah merepotkan yang rumahnya dijadikan lokasi penyelenggaraan kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan BNPT RI dengan Yayasan Persadani di Kota Semarang.

“Pak Syarif, kami berterima kasih selama ini sabar mendampingi ikhwan-ikhwan dan titip ya,” bisik Rycko.

Sebagai tambahan, sebelumnya Syarif juga berperan besar menghantarkan Kemenag Kota Semarang mendapatkan Piagam Penghargaan dari LEPRID atau Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia pada tahun 2021 dalam kegiatan Safari Ramadhan Deradikalisasi Goes to Ponpes, menghantarkan FKUB meraih Harmony Award dua kali berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021, serta berperan mengangkat Kota Semarang pada peringkat tujuh besar pada Indeks Kota Toleran dari Setara Institute Tahun 2022.(Sh/Sua/Rf)