Kemenag Siap Hadir Mewujudkan Gagasan Masyarakat

Karanganyar (Humas) – Pembangunan Masjid Lutfi Al Mukhlisin Desa Bolon, Kec. Colomadu, Kab. Karanganyar Jumat (29/1) dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila(BPIP) Yudian Wahyudi, Bupati Karanganyar, Juliatmono, dan Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta'in Ahmad, di tanah wakaf yang berasal dari warga, bapak Karjono.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BPIP menyampaikan, siapapun yang menunjukkan kebaikan maka sama pahalanya dengan orang yang melakukan kebaikan tersebut.

“Dengan berwakaf untuk pembangunan masjid, sama halnya mengajak ke jalan kebaikan dan semoga kebaikan ini melebar kepada masyarakat sekitar untuk turut serta dalam kebaikan pembangunan masjid ini,” ungkap Yudian.

Sementara Kakanwil Kemenag Prov. Jateng mendukung sepenuhnya pembangunan masjid.

“Masjid sebagai tempat beribadah, ibadah  mengajarkan kita tentang kerendahan hati, pengakuan betapa kecilnya kita di hadapan Yang Maha Agung, dengan kesadaran hal itu maka pada akhirnya mewujudkan kesalehan masyarakat,” tutur Musta'in.

Kakanwil berterima kasih  kepada keluarga Karjono, para tokoh agama dan masyarakat sekitar serta kepada kepala BPIP yang dengan kehadirannya meneguhkan bahwa di negara pancasila ini ada keseimbangan peran pemerintah dengan masyarakat dalam mewujudkan dan turut memfasilitasi gagasan masyarakat, dengan memberikan bantuan untuk masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan umat muslim.

Kegiatan-kegiatan dapat menghadirkan wajah asli agama, yaitu wajah yang damai, rukun, menyejukan, optimis. Masyarakat selayaknya mendapatkan ruang yang cukup untuk dapat mewujudkan gagasan-gagasannya dan Kementerian Agama siap hadir untuk mendorong semua kegiatan masyarakat yang menghasilkan kebaikan dan manfaat.

“Melalui KUA Colomadu, Kankemenag Kab. Karanganyar dan Kanwil Kemenag Prov. Jateng Kami siap memberikan dukungan untuk kelancaran pembangunan masjid,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar menyampaikan harapannya pembangunan masjid dapat berjalan lancar, berkah dan bermanfaat bagi semua. Inilah wujud kehidupan hidup beragama, melakukan yang kita yakini. qq