Hendi : InsyaAllah Ramadhan Bisa Tarwihan Dengan Disiplin Terapkan Prokes

Semarang – Adanya pandemi covid-19 selama setahun menjadikan beberapa aktivitas tertunda, termasuk kegiatan peribadatan. Salah satu kegiatan yang terkena dampak adalah sholat Tarawih. 
“Bulan Ramadhan tahun ini yang InsyaAllah jatuh pada pertengahan bulan April besok, kita semua berharap bisa melaksanakan sholat tarawih yang tentunya dengan penerapan protokol kesehatan”, harap Hendar Prihadi, Walikota Semarang saat mengukuhkan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat Kecamatan Semarang Barat dan Gunungpati pada Senin (15/3) di Balaikota Semarang.

Hendi, sapaan akrab orang nomer satu di Kota Semarang itu mengungkapkan bahwa selama periode pertama kepemimpinannya yang lalu peran DMI cukup signifikan dalam meningkatkan SDM di masyarakat. 
Pengukuhan yang juga dihadiri oleh Camat Semarang Barat, Heru dan Camat Gunungpati, Ronny itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan, yang mendapuk Chambali sebagai Ketua DMI Gunungpati dan Asror UM sebagai Ketua DMI Semarang Barat.

Setelah pengukuhan tersebut acara dilanjutkan dengan pembinaan oleh tiga narasumber, yaitu Ir. Ahmad Fuad, MBA, selaku Ketua DMI Kota Semarang, Dr. Hudoyono yang menjabat sebagai Asisten Bidang Ekomomi Sekda dan H. Rohaini, SHI yang saat sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Semarang.

Fuad dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa peran masjid harus ditingkatkan, bukan hanya untuk ibadah mahdoh, namun dapat sebagai sarana untuk melatih skill dan penguatan ekonomi jamaah atau warga sekitar. 
Hudoyono menambahkan bahwa adanya bantuan terhadap masjid selama ini memunjukkan kalau negara itu hadir, oleh karena itu respon yang baik adalah masjid harus mampu pula menghadirkan hawa sejuk kepada masyarakat, dakwah yang santun dan humanis.

Senada dengan dua narasumber sebelumnya, Rohaini meneguhkan bahwa masjid adalah sarana yang strategis guna mencetak generasi yang unggul, SDM handal yang mampu ikut andil membawa Semarang semakin hebat. (sy/bd)