Gubernur Jateng Sidak di MTs Negeri 1 Kota Semarang

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan sidak di MTs Negeri 1 Kota Semarang pada Selasa (6/4). Gubenur Jateng beserta rombongan pesepeda tiba di madrasah pukul 07.00 WIB disambut hangat oleh Asroni, Kepala Madrasah MTs Negeri 1 Kota Semarang. Dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), lingkungan MTs Negeri 1 Kota Semarang sudah dilengkapi alat-alat protokol kesehatan, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, penyediaan masker cadangan,  pembuatan garis arah masuk ruang kelas berwarna putih dan garis keluar kelas berwarna merah. Selain itu, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran.

Gubernur bersama Kamad MTs Negeri 1 Kota Semarang menuju ruang kelas 8A (1) untuk meninjau kondisi kelas uji coba pembelajaran tatap muka. Dalam sidak kali ini, Gubernur melakukan tanya jawab kepada siswa seputar penerapan protokol kesehatan di madrasah. Dalam ruangan terlihat semua siswa telah memakai masker dan duduk sesuai dengan nomor urut masing-masing.

“Kamu datang dianter siapa?” tanya Ganjar kepada beberapa siswa yang baru datang.

“Dianter ayah,” jawab salah seorang siswa yang berjalan menuju ke ruang kelasnya.

Gubernur juga menekankan kepada siswa agar setelah sampai di rumah langsung melakukan disinfektan, mandi, berganti pakaian, lalu mengirimkan foto selfie sebagai bukti bahwa siswa pulang sekolah tepat waktu dan tidak mampir ke mana-mana.

Selain melakukan tanya jawab dengan siswa, Gubernur juga berbincang-bincang dengan Asroni, Kamad MTs Negeri 1 Kota Semarang terkait persiapan dan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan tanggal 5-17 April 2021.

 “MTs Negeri 1 Kota Semarang melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diikuti sebanyak 108 siswa, perwakilan kelas 7 dan 8, yang terbagi menjadi 8 rombel,” tutur Asroni.  

Asroni juga menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka, siswa datang sesuai dengan jadwal keberangkatan yang telah diatur dengan jeda 15 menit tiap kelas, dimulai dari pukul 07.15 WIB agar tidak terjadi kerumunan. Uji coba pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan selama 2 jam (120 menit).

Dalam kesempatan itu, Gubernur berpesan kepada para guru agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama dalam memakai masker dan menghindari kerumunan. Selain itu, ia juga menambahkan agar guru selalu menanyakan kondisi kesehatan siswa setiap hari agar dapat dipastikan bahwa semua siswa yang datang ke sekolah dalam kondisi sehat dan aman.

Sebelum beranjak meninggalkan MTs Negeri 1 Kota Semarang, Gubernur juga menyapa wali murid yang sedang mengantar anaknya.

“Senang tidak anaknya sekolah lagi?” tanya Pak Ganjar kepada salah satu wali murid.

“Senang Pak, anak-anak bisa sekolah lagi,” jawab Lisa Damayanti, salah seorang wali murid.

Gubernur juga mengimbau wali murid untuk selalu mengingatkan anak-anak tetap menjaga protokol kesehatan, selalu mengantar jemput siswa, dan mengirimkan foto selfy setelah sampai di rumah. (Humas Emtessa/bd)