Rapat Koordinasi Sukseskan Program Kampung Religi di Kota Magelang

Kota Magelang – Guna meningkatkan kerjasama dalam mewujudkan sinergitas antara Kementerian Agama Kota Magelang dan Pemerintah Kota Magelang di bidang keagamaan maka perlu melakukan percepatan terhadap capaian misi Pemerintah Kota Magelang yaitu meningkatkan masyarakat yang religius, berbudaya, beradab, toleran, berlandaskan iman dan taqwa.

Dalam rangka menyukseskan program “Kampung Religi” yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Magelang, Rabu (31/03) di ruang kerja Wakil Walikota Magelang dilaksanakan rapat koordinasi. Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Wakil Walikota Magelang, Kadinas Kesbangpolinmas, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Magelang, Kabag Kesra, Camat Magelang Utara, Lurah Wates, Kasubbag Pendidikan Agama, Ketua RW 1 dan 2 Wates, serta Takmir Masjid Sirojul Huda. Rakor yang dimulai pukul 13.00 WIB hinggga pukul 15.30 WIB berjalan dengan begitu efektif dan interaktif. Berbagai saran masukan dan estimasi kendala dalam pelaksanan program “Kampung Religi” dibahas secara detil dan tuntas. 

Wakil Walikota Magelang, KH Mansyur memberikan penegasan kepada peserta rakor bahwa program “Kampung Religi” yang akan dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan di RW 1 dan 2 Kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara merupakan salah satu progam strategis untuk mewujudkan visi dan misi Pemkot Magelang yang religius, maju, sejahtera dan bahagia. Letak geografis yang strategis dan nilai historis Kota Magelang sebagai pakuning tanah jowo, diharapkan menjadi potensi pendorong suksesnya pelaksanaan program “Kampung Religi”.

Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Magelang Abdurrosyid yang hadir mewakili rakor berkesempatan juga memaparkan program-program Kementerian Agama Kota magelang yang selaras guna menopang keberhasilan program “Kampung Religi”. “Kementerian Agama Kota Magelang akan totalias mendukung pelaksanaan program kampung religi di Kelurahan Wates dengan menyiapkan penyuluh agama baik PNS maupun Non PNS. Sinergitas antara Pemkot Magelang dan Kementerian Agama Kota Magelang di bidang keagamaan menjadi salah satu kuncinya” ujar Abdurrosyid.

Harapan diselenggarakannya rakor ini adalah agar para stekeholder yang terlibat dalam pelaksanaan program “Kampung Religi” terkoordinasi dengan baik sehingga dapat terwujud masyarakat Kota Magelang yang relijius, berbudaya, beradab, toleran, berlandaskan iman dan taqwa.(Hari)