Peserta Ikuti Sosialisasi Wakaf dengan Antusias

Semarang – Wakaf menjadi fenomena yang hingga kini masih menarik bagi masyarakat Kota Semarang. Namun, banyak yang belum paham mengenai aturan wakaf ini. Oleh karena itu, Bada Wakaf Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang dan Kemenag Kota Semarang menggelar sosialisasi Regulasi Wakaf sepanjang tahun 2021.

Untuk kesekian kalinya, sosialisasi ini diadakan pada Rabu (27/10/2021) di aula Kemenag Kota Semarang. Kegiatan ini melibatkan 100 peserta. Terdiri atas perwakilan Pemkot Semarang, Kementerian Agama Kota Semarang, Kantor Pertanahan Kota Semarang, Kasi Kesos Kecamatan Gajahmungkur, Kasi Kesos Kecamatan se-Kecamatan Gajahmungkur, KUA, Penyuluh Agama Islam PNS dan non PNS Kecamatan Gajahmungkur.

Selain itu hadir pula Pengurus PCNU Kota Semarang, pengurus MWC NU Kecamatan Gajahmungkur, PD Muhammadiyah Kota Semarang, PC Muhammadiyah Kecamatan Gajahmungkur, DMI Kota Semarang dan Kecamatan Gajahmungkur, LDII Kota Semarang dan Kecamatan Gajahmungkur serta puluhan nazir (masjid, musala, ponpes dan lembaga pendidikan agama/keagamaan Islam).

Acara ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu Pengurus BWI Kota Semarang, Suparman, Kabag Kesra Setda Kota Semarang, Agus Rochim dan Koordinator Kelompok Substansi Landreform dan Pemberdayaan Tanah Masyarakat Kantor Pertanahan Kota Semarang, Latif. Diskusi dimoderatori oleh Pengurus BWI Kota Semarang, Hj. Chuwaisoh.

Ketua Panitia Kegiatan yang juga Gara Zawa Kemenag Kota Semarang dan Sekretaris BWI Kota Semarang, Cholidah Hanum menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang mengikti acara hingga usai. Kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Alhamdulillah, peserta kegiatan pagi ini dapat hadir hampir seratus kursi penuh terisi semua. Kami sampaikan terima kasih kepada segenap panitia dan Pengurus BWI Kota Semarang yang sudah membantu mempersiapkan kegiatan ini,” kata Hanum.

Sementara untuk menyukseskan kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan BWI Kota Semarang dan Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam PNS dan non PNS agar turut berpartisipasi dan membantu kegiatan ini.

“Koordinasi juga kami lakukan dengan Pemkot Kota Semarang, Kantor Pertanahan Kota Semarang, dan Kasi Kesos Kec dan Kelurahan se-kecamatan Gajahmungkur. Juga dengan organisasi NU, Muhammadiyah, LDII dan MTA,” terang Hanum.

Hanum menambahkan, pasca kegiatan ini, akan dilakukan evaluasi bersama pengurus BWI Kota Semarang. “Alhamdulillah, kegiatan hari ini merupakan kgiatan ke- 10, kehadiran dan antusias peserta masih terlihat dari penuhnya kursi yang tersedia. Masih ada 6 kegiatan lagi yang dalam waktu dekat ini segera menyusul,” pungkasnya. (dinta/iq/bd)