Kenangan Manis Penghujung Tahun 2021, MTsN 2 Wonosobo borong 11 medali

Wonosobo –  Tahun 2021 merupakan tahun yang penuh kenangan manis bagi MTsN 2 Wonosobo. Pasalnya, prestasi demi prestasi terus terukir, terlebih dipenghujung Tahun 2021, dimana siswa-siswi MTsN 2 Wonosobo kembali meraih prestasi dalam ajang Olimpiade Nasional 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Salimah, dalam tulisannya, Jumat (03/12) menyampaikan, ajang Olimpiade Nasional 2021 mencangkup cabang kimia dan Bahasa Indonesia, telah diselenggarakan oleh Liga Olimpiade pada akhir Bulan November lalu dengan diikuti oleh 5678 peserta cabang Kimia dan 3555 peserta cabang Bahasa Indonesia.

Bersaing dengan ribuan peserta se Indonesia, tidak lantas membuat gentar siswa-siswi MTsN 2 Wonosobo. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan kontingen asal MTsN 2 Wonosobo memboyong Sebelas medali sekaligus.

Adapun sebelas medali tersebut yakni dua medali pada cabang Kimia dengan rincian , Satu medali emas oleh Kaisa futya Falasif dan satu medali perak oleh Tegar Arsya. Selanjutnya yakni Sembilan medali pada cabang Bahasa Indonesia dengan rincian, dua medali emas oleh Kafa Irsyiyadi dan Kaisa F. Falasif, enam medali perak oleh Alfida Nurul Aini, Yessica Rahmani, Tegar Arsya, Sella Alahmada, Lana  Nursheiha, serta Metta Dwi Annisa dan satu medali perunggu oleh Meca Umniya.

Saat ditemui diruang kerjanya, Kepala MTsN 2 Wonosobo, Yatiman, mengatakan sangat bersyukur dan memberi apresiasi serta penghargaan kepada siswa- siswi yang sudah ikut berkompetisi dan berhasil meraih prestasi, “semoga bisa memotivasi semua siswa madrasah agar berlomba- lomba menjadi juara dan diharapkan bisa mempertahankan dan senantiasa berusaha meningkatkan prestasinya kearah lebih baik,” katanya.

Menurut Istriyani Aprilia, selaku guru IPA yang didampingi Rosiana Seprenti, mengatakan sebagai guru mata pelajaran sangat bersyukur atas prestasi yang diraih, “Alhamdulillah dan sangat bersyukur atas prestasi yang sangat membanggakan, usaha memang tidak menghianati hasil,” ungkapnya.

Kegembiraan serupa juga dirasakan oleh Wildan Alief, selaku Guru pendamping Bahasa Indonesia, namun ia lebih menjelaskan terkait persiapan panjang untuk  olimpiade, yang sudah dilakukan secara berkelanjutan dengan olimpiade sebelumnya, sehingga sudah terbiasa bergelut dengan soal- soal olimpiade dan dapat mencapai hasil yang maksimal.

Sementara itu, mendengar adanya kabar tersebut, Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, menyampaikan Kankemenag Kab. Wonosobo bangga mempunyai generasi penerus yang mampu mencetak segudang prestasi,

“kami bangga mempunyai generasi penerus bangsa yang berkompeten sesuai potensi, skill, dan bidangnya masing-masing. Semoga ini menjadi salah satu bekal bagi peserta didik untuk memberikan kontribusinya kepada negara dalam bentuk prestasi gemilang,” tandas Farid. slm-ws