Peduli Korban Letusan Gunung Semeru, Siswa MI Sullam Taufiq Galang Donasi

Kab. Pekalongan – Sebagai wujud kepedulian atas musibah meletusnya Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu, Siswa-siswi MI Sullam Taufiq menggalang donasi untuk membantu para korban bencana.

Kepala MI Sullam Taufiq Kajen, M. Syaikhul Alim mengatakan bahwa Seperti diketahui, letusan Gunung Semeru pada Sabtu, 4 Desember 2021 memiliki dampak luar biasa bagi rakyat sekitar.

“Kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa dan benar-benar di luar prediksi. Tak ada pertanda yang diberikan teknologi canggih sebelum Gunung yang memiliki tinggi 3.676 mdpl tersebut meletus,” imbuhnya.

Hasil pemutakhiran dan validasi data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru bertambah menjadi 34 orang, 10 di antaranya belum teridentifikasi. Sementara sejumlah orang masih dinyatakan hilang.

Data dari Posko BNPB menyebutkan warga yang mengungsi berjumlah 4.250 orang, yang tersebar di Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang dan Blitar.

Data lainnya dari BNPB menyebutkan erupsi mengakibatkan 2.970 unit rumah ikut terdampak. Bangunan terdampak lainnya berupa fasilitas pendidikan 38 unit dan jembatan terputus (Gladak Perak) 1 unit.

“Sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana, hari ini kami menggalang donasi dari para siswa dan guru dan hasilnya akan disalurkan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan. Mudah-mudahan sedikit dapat meringankan dan membantu para korban.” pungkas Syaikhul Alim. (Msa/Ant/bd).