Penilaian SKP ASN Kecamatan Rakit

Banjarnegara-Senin (06/12) bertempat di Pendais Kecamatan Rakit dilaksanakan Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN Kecamatan Rakit. Penilaian ini dilakukan terhadap 40 orang ASN yaitu 6 kepala Madrasah Ibtidaiyah dan 2 kepala Raudlatul Athfal serta 32 orang guru Madrasah Ibtidaiyah.

Bagi ASN, SKP merupakan penilaian yang digunakan untuk menjadi syarat peningkatan kompetensi dan karier jabatan sebagai kepala/guru profesional yang dilakukan secara berkala dalam setiap enam bulan atau setahun sekali. Penilaian SKP juga dimaksudkan untuk mendapatkan informasi administrasi berkaitan kinerja kepala/guru dalam melakukan tugas sehari-hari sebagai ASN. Penilaian ASN berkaitan dengan orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama dan kepemimpinan.

Sutrisno, Pengawas Madrasah dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan penilaian SKP ini tidak dilakukan secara bersamaan tetapi dibagi menjadi empat kelompok yang berbeda yaitu 10 orang dinilai oleh Slamet Wahyudi, 10 orang dinilai oleh saya (Sutrisno), 10 orang dinilai oleh Taufik Qurochman dan 10 orang dinilai oleh Rusli Hamid.

“Lebih lanjut saya sampaikan penilaian ini bukan untuk mencari kekurangan kepala dan guru tetapi untuk menjadikan tolak ukur kedisiplinan kepala dan guru yang profesional sehingga tertib dalam beradministrasi karena seberapapun besar keberhasilan guru dalam membimbing tanpa didasari administrasi yang lengkap maka penilaian SKPnya menjadi mandul,” ungkapnya.

“Dengan adanya penilaian SKP saya berharap kepala madrasah dan guru menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan terhadap peserta didik dan tertib administrasi sesuai dengan instrument penilaian yang ada,” harapannya.

Sementara itu Rusli Hamid, Ketua KKM Kecamatan Rakit menyampaikan Penilaian SKP baru dapat dilaksanakan pada hari ini sebab mencari waktu yang kosong dikarenakan padatnya kegiatan KKG. Hal ini karena kantor Pendais digunakan oleh 3 kelompok guru yang menerima bantuan Block Grant.

Pada kesempatan itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Slamet Wahyudi juga memberikan pengarahan tentang kedisiplinan dalam membuat administrasi. “Anda semua sebagai ASN harus tertib dalam membuat administrasi dan bersyukur. “Bagaimana caranya?, caranya adalah dengan rajin membuat administrasi,” ucapnya

Lebih lanjut Slamet Wahyudi menandaskan bahwa ketika ASN rajin membuat administrasi maka ketika kenaikan tingkat tidak akan kebingungan karena administrasinya lengkap.

Pengarahan dari Slamet Wahyudi sangat singkat karena akan ada tugas lagi yaitu penilaian SKP dikecamatan Punggelan. Demikian dia mengakhiri pengarahannya. (ysr/ak/rf)