Antisipasi Lonjakan Covid-19 Hujan pun Tetap Terapkan SOP Prokes

Semarang – Berdasarkan analisis para pakar covid-19, puncak gelombang Omicorn di Indonesia akan terjadi pada medio Februari hingga awal Maret 2022 mendatang membuat tim piket pencegahan dan penularan corona MAN 2 Kota Semarang tetap waspada mensecreening  guru, tenaga kependidikan dan siswa yang akan masuk ke madrasah dengan alat thermogun dan penyemperotan hand sanitezer yang di lakukan di depan pintu gerbang madrasah.

Wakil kepala urusan kesiswaan madrasah Irfai menuturkan “ Tim dari kesiswaan, guru piket,  tim penanggulangan, pencegahan covid-19 dan bimbingan konseling (BK) madrasah bersinergi setiap hari bertugas di depan pintu gerbang madrasah  untuk  memastikan semua warga madarasah aman, sehat  masuk madrasah dengan menerapkan SOP prokes “ Sebelum masuk kelas pun anak-anak di wajibkan mencuci tangan, mengenakan masker yang benar dan menjaga jarak, imbuh Irfai (25/1/22)

Guru bimbingan konseling (BK) kelas X Muhammad Shodaqoh yang sejak pagi sudah datang dan piket di depan pintu gerbang, tetap bersemangat walaupun hujan dan jalan becek. Shadaqoh yang asli warga Kwaron danrumahnya dekat dengan madrasah mempunyai tanggung jawab besar dan harus memastikan semua warga madrasah harus sehat wal’afiat sebelum masuk di madrasah, semua  itu dilakukan agar warga madrasah tidak tertular virus covid-19

Kepala MAN 2 Kota Semarang, Syaefudin merasa senang danharu dengan semangat guru-piket dalam melaksanakan SOP prokes walaupun hujan (Ahmad Riyatno-bd)

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Dalam Keadaan Hujan pun Guru Piket Tetap Terapkan SOP Prokes