MIMAU Raih Juara I Kaligrafi Dalam Andalusia Competition

Banjarnegara – Menjadi Juara I pada bidang lomba Kaligrafi tingkat Kabupaten sudah beberapa kali bahkan selalu diraih MIMAU (MI Maarif Unggulan) Al Falah Joyokusumo Parakancanggah – Banjarnegara. Kali ini MIMAU mengikuti Lomba Kaligrafi pada Andalusia Competition, Jum’at (25/1)

Adania Tarisa Az Zahra adalah salah satu peserta didik di MIMAU kelas IV (empat) yang memiliki talenta di bidang menggambar, kaligrafi, dan pidato. Pada saat mengikuti Lomba Kaligrafi antar SD-MI tingkat Kabupaten Banjarnegara yang diselenggarakan oleh MTs Andalusia Banjarnegara bertempat di gedung baru Cheng Ho Lantai 2, Zahra diberi waktu 3 jam untuk menggoreskan tintanya di kertas polos menjadi sebuah kaligrafi Hadits tentang akhlaq.

Dengan kepiawaiannya, dalam waktu 3 jam yang dimaksimalkan Zahra mampu membuat ornament, tulisan, mewarnainya dengan rapih bersih dan indah. Seusai lomba, panitia memajang hasil karya kaligrafi berjajar di ruang lomba, agar semua peserta maupun pendamping bisa melihat keindahan – keindahan khot secara terbuka.

Tibalah saatnya pengumuman, dan alangkah bahagia dan bangganya saat juri mengumumkan kejuaraan bahwa MIMAU Al Falah Joyokusumo menjadi terbaik dalam lomba tersebut. Zahra baru kedua kalinya berpengalaman mengikuti lomba Kaligrafi dan Alhamdulillah selalu mendapatkan juara I.

Hal ini tidak terlepas dari keuletan guru, dan orang tua yang sangat mendukung dan selalu mendoakannya. Juga seluruh jajaran guru yang senantiasa memberikan semangat serta motivasi dalam mengembangkan potensi siswa yang dimiliki.

“Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami madrasah, karena kita bisa menunjukkan bahwa program unggulan bidang kaligrafi ini bisa berhasil, tercapai sesuai harapan kami. Alhamdulillah berkat rahmat Allah, bimbingan guru serta dukungan semua pihak dalam bidang Kaligrafi kita selalu yang terbaik. Pesan saya, tetaplah rendah hati ketika berprestasi, terus kembangkan bakat agar lebih baik lagi,” ucap Wahyul, Kepala Madrasah.

Kejuaraan yang diraih adalah wujud berhasilnya salah satu program unggulan yaitu Kaligrafi yang masuk dalam mata pelajaran layaknya pelajaran lainnya. Tidak ada yang instan untuk meraih sesuatu menjadi yang terbaik semua butuh pengorbanan dan perjuangan baik waktu, tenaga serta biaya juga. Istilahnya “Jer Basuki mawa Bea” untuk melengkapi peralatan kaligrafi dan Latihan yang berkali – kali. 

“Saya mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada guru kaligrafi di madrasah, maupun guru ektra kurikulernya sehingga anak saya mampu menjadi terbaik, ini tidak lepas dari bimbingan guru. Dan bersyukur sekali Zahra mendapatkan piala, piagam serta uang pembinaan dari panitia yang tentunya sangatlah bermanfaat,” ungkap Bunda Zahra ketika menerima hadiah dan piala. (wk/rf)