Tingkatan Layanan KUA, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Semarang Segera Lakukan Monev KUA Menuju Pelayanan Prima

Semarang– Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Semarang masih memiliki banyak PR. Di antaranya adalah penataan SDM pada KUA dan sosialisasi biaya nikah.
Kepala Kankemenag Kota Semarang, Mukhlis Abdillah mengutarakan hal itu dalam rapat ZI yang diadakan pada Selasa (11/1/2022).

Mukhlis meminta Kasi Bimas Islam untuk melakukan penataan SDM, mengingat masih mimimnya jumlah SDM di KUA. “Walaupun jumlah SDM terbatas, pelayanan di masyarakat harus tetap prima. penyuluh Agama Islam non PNS bisa dimanfaatkan,” kata Mukhlis.

Mukhlis juga meminta sosialisasi biaya nikah Rp 0,- perlu lebih digencarkan.
“Selain itu juga terkait sosialisasi biaya nikah di KUA, tolong disosialisasikan bahwa biayanya RP.0,- (nol rupiah), jangan kata gratis yang dipakai, karena konotasinya berbeda,” imbuh Mukhlis.
Menanggapi hal itu, Sumari akan segera menindaklanjutinya. Sumari berinisiatif untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pelayanan di KUA, dengan harapan melalui monitoring ini akan diketahui hambatan/kendala apa saja yang dihadapi KUA dalam melaksanakan tusinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga bisa dilakukan evaluasi dengan tujuan perbaikan kinerja menuju pelayanan prima.
“Kami akan menitoring dan evaluasi terhadap kinerja pada masing-masing KUA, dengan harapan layanan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Sumari.
Sebagaimana diketahui, Kankemenag Kota Semarang memiliki 16 KUA yang tersebar di masing-masing kecamatan. Tingkat kebutuhan pelayanan masyarakat Kota Semarang pada masing-masing kecamatan cukup tinggi, akan tetapi jumlah SDM masih sangat terbatas.

“Banyak pegawai yang pensiun dan meninggal, tetapi sampai saat ini belum mendapatkan penggantinya
Sedangkan volume pekerjaan tidak berkurang. Ini menjadi PR tersendiri bagi kami untuk bisa melakukan pembenahan kaitannya dengan pelayanan pada KUA,” terang Sumari.(Ari/NBA/ba)