Kerjasama dengan Dispuspa, Perpustakaan Madrasah Semakin Berkualitas

Kota Mungkid – Kerjasama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang memberi dampak cukup signifikan bagi pemberdayaan perpustakaan di tingkat madrasah. Keberadaan perpustakaan sangat dirasakan dengan adanya Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang mengharuskan siswa memiliki kompetensi literasi yang memadai.

“Keberadaan perpustakaan menjadi sangat penting dalam rangka memberikan fasilitas bagi siswa terbiasa membaca. Sehingga kerjasama yang telah terbina harus semakin dikuatkan” kata Erni Triani, Pengawas Pendidikan Agama Islam Madya, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial di Ruang Grha Wisesa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipuspa) Kabupaten Magelang, Selasa, (08/02/2022). Rapat tersebut dihadiri oleh Kemenag, Dinas Dikbud, BKD, Perekonomian, UMKM, Kominfo, Dinas Kesehatan, Universitas Tidar, dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Erni menyampaikan dalam beberapa tahun terakhir ini, Kemenag sudah menjalin kerjasama dengan Dispuspa Kabupaten Magelang, antara lain bimbingan teknis dan sosialisasi pengelolaan perpustakaan, monitoring perpustakaan, pembimbingan dan pendampingan akreditasi perpustakaan, advokasi perpustakaan madrasah, magang pengelola perpustakaan, bantuan buku bacaan bagi perpustakaan, pendokumentasian karya guru di Dispuspa, Rakor Kepala Madrasah se-Kabupaten Magelang dengan Dispuspa terkait sinergitas program, dan partisipasi madrasah dalam kegiatan lomba yang diadakan Dispuspa.

“Dalam pertemuan tersebut, kita menyampaikan permohonan adanya kegiatan monitoring dan pembinaan perpustakaan madrasah, selain program-program yang sudah berjalan dengan baik selama ini,” lanjut Erni.

Erni menyampaikan bahasan dalam pertemuan tersebut, antara lain untuk tahun 2022 Dispuspa telah memprogramkan kegiatan pemberdayaan perpustakaan melalui beberapa kegiatan antara lain Sosialisasi Bunda Literasi, Pelatihan life skill transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Peer learning meeting transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Stakeholder meeting transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Bimbingan Teknis TIK, Monitoring dan Evaluasi, Mentoring dan pembinaan perpustakaan sekolah/madrasah.

Kepala Dispuspa, Bella Pinarsi, menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan berbagai pihak yang telah mengantarkan Dispuspa Kabupaten Magelang meraih Akreditasi A dan beberapa penghargaan.

“Kerja sama yang telah dibangun dengan baik dengan banyak pihak ini ternyata telah membuahkan hasil, Perpustakaan Kabupaten Magelang terakreditasi A dan meraih beberapa penghargaan, yaitu sebagai perpustakaan kabupaten terbaik Provinsi Jawa Tengah, replikasi terbaik Provinsi Jawa Tengah, terbaik nasional sebagai perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta honorable mention program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial atas nama Amroni,” kata Bela Pinarsi.(m45k/Sua)