Pengawas GPAI Berikan Bimbingan Agar Tidak Terjadi Generation Loss

Semarang-Sabtu (26/2/2022) Pengawas GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, H. Mohamad Faojin, menghadiri Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan SD Islam Cahaya Ilmu Angkatan Vyang bertempat di Hotel Plaza Semarang.

Dalam sambutannya Faojin mengapresiasi kegiatan tersebut karena dapat mempererat tali silaturahmi dan ajang dakwah Islam.

“Kegiatan ini sangat bagus, bisa untuk mempererat komunikasi sekaligus mengiringi dakwah Islam di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang,” tutur Faojin.

Di acara tersebut hadir pula Wahyudi perwakilan dari UMMI Fondation Surabaya dan Ustadz M. Khoiri dari UMMI Semarang. Selain itu, hadir pula Pembina, Ketua dan Pengurus Yayasan Samudera Ilmu.

Ikut pada kegiatan tersebut guru kelas, guru Alquran, wali murid serta peserta Khotmul Quran dan Imtihan Kategori Tartil dan Tahfidz juz 27, 28, 29, dan 30.

Pada bagian lain, Faojin menyampaikan apresiasinya pula kepada SD Islam Cahaya Ilmu, meskipun dalam masa pandemi Covid-19 tetap mampu menuntaskan program unggulan sekolahnya yaitu tahfidz dan tartil Quran dengan metode UMMI.

“Selamat atas prestasi gemilang dari SD Islam Cahaya Ilmu, ternyata pandemi tidak menjadi penghalang dalam pencapaian tahfidz juz 30, 29, 28, 27 dan tingkat tartil Alquran (gharib dan tajwid) bagi peserta didik,” ucap Faojin.

Ia juga berpesan pentingnya pembentukan akhlak bagi peserta didik. “Jangan sampai terjadi Generation Loss atau generasi yang kehilangan akhlak dan kepribadian islami bagi siswa. Hal ini bisa dilakukan melalui kegiatan mengaji di sekolah maupun di rumah sehingga hafalan anak terus terjaga,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Faojin juga menyampaikan bahwa SD Islam Cahaya Ilmu perlu meningkatkan kuantitas dan kualitas tahfidz dan tartil bagi siswa didikinya hingga tuntas, agar dapat mengantarkan masa depan generasi penerus bangsa dengan baik.

Ia juga menyampaikan agar pihak sekolah dan wali murid saling bekerja sama dalam mendampingi anak didik dalam belajar.

Terakhir Faojin mengimbau agar SD Islam Cahaya Ilmu lebih berhati-hati dalam menjalankan prokes selama kegiatan PTM-T (Pertemuan Tatap Muka Terbatas), supaya COVID-19 varian baru atau Omicron tidak merebak di lingkungan SD Islam Cahaya Ilmu.

Guru PAI, guru Kelas, Ustadz/Ustadzah, dan Kepala Sekolah SD Islam Cahaya Ilmu beserta PLH Yayasan Samudra Ilmu mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bimbingan Faojin selaku Pengawas GPAI Kankemenag Kota Semarang.

“Kami segenap keluarga besar SD Islam Cahaya Ilmu akan selalu ikut andil berdakwah menebarkan Islam sebagai rahmatan lil‘alamin dan mendukung program-program Kemenag kepada peserta didik, untuk selalu menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam pola pikir dan perilaku kehidupan sehari-hari. Semoga kami SD Islam Cahaya Ilmu dapat menjalankan amanat yang dititipkan di lembaga kami, dan semoga Bapak Faojin tidak bosan untuk selalu membimbing kami,” tutur Rizka Amalia selaku Kepala SD Islam Cahaya Ilmu. (Faojin/NBA/bd)