Pengawas Madrasah Kec. Pejawaran, Para Guru Harus Kuasai Kemampuan Jurnalistik

Banjarnegara – Pengawas RA/MI Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara, mengadakan pembinaan kepada kepala madrasah dan guru binaannya di lingkungan Kementerian Agama yang berjumlah 18 orang dan bertempat di gedung Madrasah Ibtidaiah Cokroaminoto Sarwodadi. Jum’at,(11/2).

Selaku Pengawas, Hisam dalam kegiatan ini menyampaikan pentingnya melaksanakan pembinaan untuk peningkatan kinerja terutama dalam hal jurnalistik. “Masing-masing Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan dapat memiliki kemampuan dalam menulis sebuah berita yang sesuai dengan kriteria penulisan yang baik,” jelasnya.

Hisam juga mengatakan bahwa penulisan berita yang baik mencakup 5W dan 1H serta menggunakan kata-kata yang baku dan tidak ada pengulangan kata-kata dalam setiap kalimat. Selain itu, berita harus ditulis secara aktual, berimbang, lengkap dari segi unsur, menarik dan sistematis.

Sementara itu, Suharno Ketua KKMI (Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiah), Kecamatan Pejawaran menyampaikan bahwa selama ini penulisan berita yang diamati masih banyak kekurangan baik dari segi cara penulisan, penempatan huruf kapital dan penggunaan kata-kata baku yang sesuai dengan ejaan yang benar. Untuk itu perlu adanya perbaikan dalam penulisan sehingga berita yang ditulis benar-benar memenuhi kriteria yang baik dan menarik.

“Berita yang baik itu yang aktual, harus pandai-pandai mengambil sudut pandangan, sehingga berita yang dihasilkan bisa menarik dan enak dibaca,” ucapnya

Lebih lanjut, Suharno menyatakan di samping memahami kaidah-kaidah penulisan berita, hal yang lebih penting adalah kebiasaan menulis berita

“pertama menulis berita pasti agak susah, bahasanya belum enak, namun kalo dilatih terus menerus pasti hasilnya baik,” imbuhnya

Di akhir acara, pengawas menghimbau kepada semua guru untuk meningkatkan kinerjanya baik sebagai pentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya maupun dalam hal lainnya dan bisa menjadi seorang penulis yang hebat serta dapat menunjukkan jati dirinya sebagai tenaga pendidik yang profesional. (tr/ak/rf).