Pensiunan ASN Kemenag Diharapkan Tetap Dapat Bermanfaat Untuk Masyarakat

Semarang–Kantor Kementerian Agama (Kenkemenag) Kota Semarang digandeng oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang untuk selenggarakan kegiatan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Teknis Persiapan Pensiun tanggal 7-12 Februari 2022 di Hotel Grand Saraswati yang beralamat di Jl. Singosari Raya No. 81A Pleburan Semarang.

Kegiatan ini diikuti oleh Aparatarur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Kota Semarang yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2022-2027 mendatang, sebanyak 35 peserta.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Senin (7/2) oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kankemenag Kota Semarang, Rachmad Pamudji. Dalam sambutannya Ia sampaikan apresiasi kepada peserta kegiatan atas dedikasinya pada Kankemenag Kota Semarang.

“Atas nama instansi Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang tetap semangat memberikan pengabdiannya kepada Kankemenag Kota Semarang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kondisi keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia) mengharuskan pegawai untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas kedinasan meskipun akan memasuki masa pensiun. Kami harapkan ini menjadi contoh yang baik bagi ASN-ASN muda di tempat Kita,” tutur Pamudji.

Pada kesempatan ini Pamudji sampaikan ada 6 kata kunci pada visi Kemenag yaitu profesional, saleh, handal, moderat, cerdas dan unggul. “Pegawai memiliki andil besar dalam pencegahan radikalisme dan intoleransi beragama,” ucap Pamudji.

Pamudji juga tekankan agar dalam melaksanakan tugas kedinasan pegawai harus mengetahui dan memahami regulasi-regulasi yang berlaku di Kemenag Kota Semarang. “Pegawai harus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait tugas dan fungsi Kemenag, seperti biaya nikah Rp.0,- jika dilaksanakan di KUA pada hari dan jam kerja,” sambungnya.

Pamudji juga sampaikan harapannya agar pensiunan ASN Kankemenag Kota Semarang tetap dapat memberikan kemanfaatan melalui pengabdian di masyarakat. “Semoga kegiatan berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memasuki masa purna tugas, sehingga istilah pensiun tidak menjadi penghalang dalam memberikan darma baktinya kepada masyarakat atau lingkungan sekitar,” imbuh Pamudji.

Ikut memberikan sambutan Siti Nur Maunah selaku Sub Koordinator Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan yang didampingi Nafiuddin Widyaiswara BDK Semarang. Maunah dalam sambutannya sampaikan ucapan terima kasih kepada Kankemenag Kota Semarang atas kerja samanya sehingga kegiatan Pelatihan Teknik Persiapan Pensiun dapat terselenggara dengan baik.

Senada dengan Pamudji, Maunah juga berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada peserta dalam menghadapi masa pensiun sehingga dapat tetap berhasil guna dan berdaya guna di masyarakat meskipun telah purna tugas.(Andina/NBA/bd)