RA Perwanida 02 Kembangkan Kreativitas Anak Untuk Menjadi Generasi yang Tangguh

Semarang–Pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga kegiatan belajar mengajarpun belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Aktivitas anak-anakpun juga masih dibatasi. Kondisi ini tentunya membawa dampak utamanya bagi siswa Raudhatul Athfal (RA) dikarenakan usia mereka adalah saatnya belajar sambil bermain. Guna menghindari kejenuhan dengan keterbatasan yang ada, RA Perwanida 02 Kecamatan Banyumanik Semarang selalu adakan inovasi dalam sistem pembelajarannya.

Sebagaimana hari ini, Rabu (2/2) di ruang kelas RA yang beralamat di Jl. Grafika Raya No. 2 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik, anak-anak diajarkan tentang kreativitas membuat kolase dari potongan-potongan kertas berwarna-warni. Adapun tema yang diambil pada pembelajaran kali ini adalah membuat kolase buah anggur.

“Kegiatan menggunting, memotong, menempel merupakan aktivitas yang sangat disukai oleh anak-anak,” tutur bunda Ismiyati salah satu pengajar pada RA Perwanida 02.

“Keterampilan dalam membuat pola, menggabungkan potongan-potongan kertas dan merangkainya menjadi sebuah bentuk gambar sesuai imajinasi mereka, merupakan suatu kegiatan yang dapat mengasah kemampuan kreativitas anak-anak usia balita,” sambungnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Ismi menyampaikan bahwa RA memiliki fungsi dan peran dalam membantu pengembangan kemampuan otak bagian kanan pada anak usia balita. Dikatakan olehnya bahwa otak bagian kanan lebih banyak dipergunakan untuk berpikir secara visual, intuitif dan kreatif. “Untuk itu perlu dilakukan aktivitas atau kegiatan yang dapat merangsang anak untuk kreatif, hal ini penting karena dengan berkembangnya kreativitas pada anak tujuannya adalah membentuk generasi penerus bangsa yang kelak memiliki karakter pantang menyerah dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Diharapkan mereka menjadi anak-anak yang penuh kreativitas dalam menyelesaikan segala permasalahan yang ada,” harap Ismi.(NBA/bd)