Vaksinasi Dosis 2 Siswa MIMAU Joyokusumo Hampir 100%

Banjarnegara – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk kelompok usia 6-11 Tahun, khususnya siswa MIMAU (MI Maarif Unggulan) Al Falah Joyokusumo mencapai hampir 100%, yaitu dari 210 siswa sudah 162 siswa yang mengikuti. Kegiatan ini dilakukan sesuai jadwal, Rabu (16/02) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Puskesmas 2 Banjarnegara di Aula madrasah.

Beberapa siswa yang tidak bisa divaksin pada kesempatan kali ini karena kondisi kesehatannya. Siswa yang sedang sakit dan mengonsumsi obat antibiotik tidak bisa mendapat vaksin dosis 2.

Bagi siswa yang belum bisa divaksin pada saat ini, pihak Dinkes Puskesmas 2 Banjarnegara memberikan kesempatan vaksin susulan yang akan dilaksanakan di madrasah yang berbeda yang masih ada di Kecamatan Banjarnegara dengan jadwal yang telah direncanakan oleh pihak Puskesmas.

Alur pelaksanaan vaksinasi dosis 2 ini sama dengan alur pelaksanaan vaksinasi pada saat dosis 1. Dimulai dengan pendaftaran yang dilakukan dengan pencatatan identitas pada kartu kendali yang telah dibagikan di hari sebelumnya. Kemudian dilakukan pengecekan suhu badan, tensi, saturasi oksigen dan skrining. Selanjutnya baru divaksin. Semua petugas dari Puskesmas bersinergi dengan semua guru MIMAU Joyokusumo.

Pelaksanaan vaksinasi dosis 2 yang dilakukan di ruang Aula Madrasah ini berjalan lancar dan penuh antusias dari siswa-siswi. Hampir semua siswa tidak ada yang mengeluh sakit saat disuntik. Semua siswa yang vaksin harus sarapan terlebih dahulu, dan dalam keadaan sehat.

Kepala Madrasah, Wahyul Khomisah mengatakan program vaksinasi yang dilakukan ini untuk mendukung terlaksananya kegiatan pembelajaran, dan tentunya untuk mencegah penularan covid 19.

“Dengan dilaksanakannya vaksinasi dosis 2 ini akan sangat mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka yang sudah dilakukan di madrasah dengan sistem 50%. Kami berharap belajar mengajar yang dilakukan di madrasah bisa berjalan lancar, aman, dan anak-anak sehat selalu,” paparnya

Sementara itu, salah seorang siswa MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Hasna (7), siswa kelas I ini mengaku tidak takut pada saat disuntik agar tidak terkena Covid-19. “Tidak sakit, tidak terasa waktu disuntik. Divaksin agar sehat tidak terpapar Virus Corona,” ungkapnya (na/wk/rf)