132 Medali Kembali Disumbangkan Putra-Putri Terbaik MTsN 1 Kota Semarang

Semarang – Siswa-siswi MTs Negeri 1 kota Semarang kembali raih prestasi gemilang dalam 10 macam perlombaan, dengan membawa 132 medali dalam bidang sains tingkat nasional yang diselenggarakan pada 20-25 Maret 2022.

10 perlombaan tersebut yaitu Olimpiade Sains Indonesia, Kompetisi Sains Pelajar Indonesia, Liga Olimpiade, POSI pelatihan, Zeta Institut, Event Cerdas, Madrasah Olympiad, Smart student, Olimpiade Sains, dan Olimpiade Indonesia.

Hal ini dituturkan oleh Kasturi selaku Kepala Madrasah kepada Humas, pada Selasa (29/3/2022) di kampusnya.

Lebih lanjut ia menginformasikan rincian perolehan 132 medali yang terdiri dari 23 emas, 54 perak, 50 perunggu, dan 5 honorable.

Medali terbanyak diperoleh dalam Event cerdas yaitu sebanyak 54 medali yang terdiri dari 12 medali emas, 22 medali perak, dan 20 medali perunggu. Sedangkan dalam Liga Olimpiade, siswa-siswi berhasil menyumbangkan 27 perunggu. Adapun rincian perolehan medali dari masing-masing ajang perlombaan adalah sebagai berikut, untuk Olimpiade Indonesia diperoleh 11 medali, Madrasah Olympiad diperoleh 17 medali, Kompetisi Sains Pelajar Indonesia diperoleh 9 medali, Olimpiade Sains dan POSI Pelatihan masing-masing diperoleh 4 medali, Olimpiade Sains Indonesia diperoleh 3 medali, dan terakhir Zeta Olimpiade diperoleh 1 medali emas.

Kasturi juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap prestasi yang diperoleh peserta didiknya dalam berbagai kompetisi bidang sains tingkat nasional.

“Semoga peserta didik terus bersemangat dalam mengikuti perlombaan di masa pandemi covid-19,” tutur Kasturi.

Ia berharap prestasi yang telah diraih ini dapat membawa dampak positif dan menjadi inspirasi bagi peserta didik lain untuk mengikuti jejak menjadi sang juara.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada guru pembimbing dan semua pihak yang terlibat dalam kompetisi tersebut.

Pada kesempatan yang berbeda, Achmad Nauval salah satu peserta yang banyak menyumbangkan medali untuk MTs Negeri 1 Kota Semarang, mengungkapkan bahwa untuk meraih kejuaraan diperlukan kerja keras.

“Harus belajar ekstra lebih giat, dikarenakan materi yang yang diperlombakan dalam olimpiade memuat pembelajaran tidak hanya pada jenjang kelas 7, tetapi juga kelas 8 dan 9,” ujarnya.

Namun demikian dia merasa senang, karena jerih payahnya berbuah keberhasilan yang memuaskan.

Dia berharap ke depannya akan mendapatkan lebih banyak lagi medali yang dapat ia sumbangkan untuk madrasah, dan tentunya menjadi bekal baginya dalam mengejar cita-citanya, yaitu menjadi dokter.

Pembinaan untuk peserta didik berprestasi di MTs N 1 kota Semarang tetap dilaksanakan, meski terbatas karena masih dalam masa pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.(Humas Emtessa/NBA/bd)