DWP Memiliki Peran Penting dalam Mencegah Korupsi

Semarang, “Selamat pagi” sapa Patrianto Sekretaris Inspektur Kota Semarang kepada peserta Sosialisasi “Saya Perempuan Anti Korupsi” (SPAK), yang digelar oleh Inspektorat Kota Semarang, pada Rabu (30/3/2022) di Hotel Whiz Semarang.

“Pagi, pagi, pagi, luar biasa,” jawab peserta kegiatan yang tak kalah semangatnya.

Adapun peserta sosialisasi SPAK kali ini adalah 30 orang anggota dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Patrianto menyampaikan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kota Semarang, telah berjalan selama 2 tahun.

“Sosialisasi SPAK kepada organisasi perempuan telah berlangsung selama 2 tahun, baik itu melalui Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI), maupun DWP, dengan tujuan untuk mencegah korupsi di lingkungan Kota Semarang,” tuturnya.

“Pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama, baik oleh pemerintah, organisasi masyarakat (ormas), tokoh agama dan masyarakat (toga dan tomas), serta masyarakat itu sendiri,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa gerakan SPAK diawali dari keprihatinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Survei yang dilakukan oleh KPK di tahun 2012 sampai 2013 menunjukkan data yang sangat mengejutkan, yaitu hanya 4% orang tua yang mengajarkan kejujuran pada anaknya. Padahal kejujuran diperlukan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

“Oleh karenanya, memandang pentingnya peran perempuan baik sebagai ibu maupun pendamping suami dalam pencegahan korupsi, pada tahun 2015 gerakan SPAK mulai dicanangkan secara nasional dan Jawa Tengah mengikutinya di tahun 2016,” terangnya.

Ia menuturkan bahwa di tahun tersebut dilakukanlah Training of Trainer (TOT) kepada 40 agen SPAK.

“Agen SPAK inilah yang kemudian menularkan ilmu yang dilerolehnya kepada perempuan-perempuan hebat lainnya, baik melalui sosialisasi, sarasehan pelatihan mapun kegiatan lainnya, seperti kegiatan hari ini,” lanjutnya.

“Ibu-ibu akan menerima sosialisasi anti korupsi oleh narasumber yang akan disampaikan secara detail, riang dan menyenangkan,” imbuhnya.

Adapun pemateri pada kegiatan ini adalah Tim 2 DWP Kota Semarang dan Inspektorat Kota Semarang. “Selamat mengikuti kegiatan sosialisasi, semoga bermanfaat untuk kita semua,” pungkasnya.(NBA/bd)