Jelang Tahun Pelajaran Baru,  MTsN 4 Banjarnegara Optimalkan Sosialisasi PPDB Tahun 2022

Banjarnegara – Tahun pelajaran 2021/2022 sebentar lagi akan berakhir. Menjelang tahun ajaran baru, tim PPDB MTs Negeri 4 Banjarnegara giat melakukan sosialisasi penerimaan peserta didik baru ke sekolah-sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang ada di wilayah sekitar madrasah, juga ke wilayah-wilayah lain yang memungkinkan dan dalam jangkauan ke MTsN 4 Banjarnegara.

Tujuan diadakan sosialisasi ini untuk menyampaikan informasi secara langsung dan jelas kepada siswa-siswa kelas enam baik di SD maupun MI tentang program-program madrasah serta  bagaimana memilih sekolah lanjutan yang sesuai dengan harapan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan sosialisasi PPDB dilakukan oleh semua guru yang terbagi ke dalam kelompok-kelompok wilayah tertentu. Kegiatan sosialisasi PPDB ini sudah dimulai sejak pertengahan Februari 2022 yang lalu. Tiap tim yang rata-rata terdiri dari empat orang guru mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam melaksanakan tugas.

“Kami berusaha semaksimal mungkin dalam mensosialisasikan PPDB tahun ini .  Harapan kami sosialisasi ini akan berhasil menyasar calon peserta didik dari berbagai kalangan. Semua tim kami motivasi untuk bekerja keras dan maksimal,”  ujar Sidik Wibowo Akhmad, kepala MTsN 4 Banjarnegara, Rabu, (9/3).

Secara resmi sosialisasi PPDB dilakukan dengan mendatangi sekolah-sekolah atau madrasah. Tim PPDB mensosialisasikan program madrasah kepada siswa-siswi kelas enam di masing-masing sekolah atau madrasah yang diberi sosialisasi. Selain ke sekolah-sekolah, tim juga melakukan sosialisasi dan silaturahmi ke rumah-rumah tokoh masyarakat dan tokoh agama di tiap desa. Tak hanya itu, tim PPDB juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga dalam upayanya menjaring siswa baru.

“Tim PPDB tidak hanya melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, tapi juga ke rumah-rumah dan silaturahmi ke tokoh masyarakat,” ujarnya lagi.

Kunjungan ke rumah-rumah dilakukan untuk menjaring calon siswa yang masih ragu-ragu dalam menentukan pilihan sekolah, sekaligus memantapkan sosialisasi kepada orang tua para calon siswa. (khm/ak/rf).

.