Kemenag Banjarnegara Gelar Bimwin di Obyek Wisata Dawuhan Kecamatan Wanayasa

Banjarnegara – Kementerian Agama hadir untuk Indonesia dengan mewujudkan keluarga yang tangguh berkualitas melalui Bimbingan Perkawinan.  Demikian diungkapkan oleh Ali Mustofa, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara dalam pembukaan Bimwin (bimbingan perkawinan) angkatan VI tahun 2022 pada Selasa (22/03/22).   

Kegiatan Bimwin yang diselenggarakan oleh Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara kali ini lebih istimewa karena diselenggarakan di Obyek Wisata Dawuhan kecamatan Wanayasa, dalam hal ini Kemenag bekerja sama dengan Pemerintah Desa Dawuhan serta dalam rangka mempromosikan obyek wisata.  Peserta Bimwin juga sangat antusias hadir karena bisa menikmati obyek wisata secara gratis.

Sebanyak 42 orang atau 21 pasang calon pengantin (Catin) mengikuti kegiatan Bimwin hari pertama dan ada beberapa  pasangan cantin yang tidak hadir, ketidakhadiran disebabkan calon pengantin yang masih di luar kota. Peserta merupakan calon-calon pengantin yang sudah mendaftarkan kehendak nikahnya di wilayah KUA Kecamatan yaitu: Batur, Pejawaran, Wanayasa, Karangkobar dan Pagentan.

Kepala Seksi Bimas Islam, Ali Mustofa sebagai fasilitator menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan yang diadakan selama dua hari ini ini sangat penting untuk diikuti para calon pengantin guna membekali para calon penting betapa pentingnya mempersiapkan perkawinan yang sebentar lagi akan mereka arungi.

“Persiapan fisik dan mentalnya, persiapan rencana ke depan setelah melaksanakan ijab dan qobul sehingga pernikahan yang dilakukan menjadi terkonsep dan punya rencana yang cukup matang, dan mereka menjadi keluarga yang berkualitas, berketahanan dan tidak mudah menyerah, ” jelasnya.

Metode penyampaian tidak hanya dominan ceramah, tetapi juga mengajak para peserta untuk aktif menggali dan berpikir kritis melalui game dan diskusi. Ada beberapa game dan kuis yang dibawakan Ali salah satunya yaitu kuis siapa dia yang bermanfaat untuk mengetahui seberapa jauh kita mengenal calon pasangan kita.

Yang tak kalah menarik dalam Bimwin Kali ini ada sepasang cantin tertua yang usianya tidak muda lagi. MH, Munzilin (55)  seorang  duda yang istrinya meninggal dunia. Ia merupakan peserta dari kecamatan Batur

“Saya merasa senang bisa ikut Bimwin ini dan berterima kasih pada Kemenag. Selama membangun rumah tangga selama 23 tahun itu ada 3 hal kunci keharmonisan rumah tangga yaitu; Sabar, Selalu Bersyukur dan saling menerima,” pungkasnya. (dr/ak/rf)