Kuatkan Imunitas, MI NU 02 Situwangi Gelar BIAS

Banjarnegara – Pada Rabu (30/3), dalam rangka percepatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) Puskesmas Rakit 1 memberikan imunisasi MR (Measles Rubella) dan TD (Tetanus Diptheria) di MI NU 02 Situwangi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi perlindungan kesehatan pada siswa MI NU 02 Situwangi. 

Imunisasi MR merupakan upaya yang dilakukan untuk memutuskan rantai penularan virus campak dan rubella secara cepat dan tepat. Imunisasi MR diberikan kepada anak yang sudah berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Sedangkan imunisasi TD diberikan saat anak sudah menerima imunisasi DT (Diphteria Tetanus) di mana TD merupakan lanjutan dari imunisasi DT. Sebagai lanjutan DT, TD diperuntukkan bagi anak yang telah berusia 7 sampai 12 tahun.

Imunisasi ini untuk melindungi anak dari dua penyakit berbahaya yaitu penyakit difteri dan tetanus sehingga pemberian imunisasi TD pada anak sangat penting dilakukan karena dua penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

Titi Rahayu, salah satu petugas dari Puskesmas Rakit 1 menyampaikan bahwa BIAS merupakan kegiatan imunisasi lanjut yang dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Imunisasi kali ini yang diberikan yaitu imunisasi MR dan TD. Sasaran Imunisasi MR yaitu siswa kelas 1 dan imunisasi TD diberikan untuk siswa kelas II dan V,” ucapnya

Ismangil, Kepala MI NU 02 Situwangi  menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Puskesmas Rakit 1 atas penyelenggaraan kegiatan BIAS. Kegiatan BIAS ini diharapkan dapat memberikan perlindungan khusus kepada anak dari berbagai penyakit yang berbahaya. Ismangil juga memastikan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan BIAS sudah sarapan pagi, tidak melakukan kegiatan berlebihan seperti olahraga dan berbadan sehat.

“Dengan kondisi badan siswa yang sehat mudah-mudahan setelah pemberian imunisasi anak- anak juga sehat tidak ada keluhan apapun,” ucapnya.

Pelaksanaan kegiatan BIAS di MI NU 02 Situwangi berjalan dengan lancar karena sebelum imunisasi wali kelas masing- masing memberikan motivasi, bimbingan dan arahan. Kegiatan ini juga tidak lepas dari penerapan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. (rw/ak/rf)