Terima Penghargaan dari KPPN, Kemenag Kab.Semarang Terus Genjot Serapan Anggaran

Ungaran – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang terima penghargaan sebagai Satker Terbaik Peringkat ke-2 dengan penilaian IKPA Kategori Pagu DIPA < 15 M di ajang KPPN Award 2022, Selasa (15/3).

Ajang KPPN Award 2022 sendiri dilaksanakan bersamaan dengan acara Evaluasi Pelaksanaan Anggaran TA.2021 secara virtual melalui aplikasi zoom.

Ditemui usai kegiatan zoom meeting, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Nurudin mengucapkan syukur atas prestasi yang diperoleh dan berharap agar capaian ini bisa dipertahankan, syukur-syukur tahun depan meningkat menjadi yang pertama.

“Alhamdulilah, tentu semua ini tak lepas dari kinerja dan kerjasama seluruh tim pengelola keuangan yang ada di jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang. Indikatornya banyak untuk penilaian IKPA ini, mulai dari kualitas perencanaan anggarannya bagaimana, kualitas pelaksanaan anggarannya sesuai apa tidak dan yang tak kalah penting, kualitas hasil pelaksanaan anggarannya maksimal atau tidak,” katanya.

Pihaknya memastikan, dalam waktu dekat akan segera mengumpulkan seluruh pejabat struktural di jajarannya untuk terus memantau pelaksanaan program kegiatan agar capaian DIPA di trimester pertama ini bisa sesuai target yang diharapkan.

“Akan segera kami kumpulkan seluruh kepala seksi dan juga penyelenggara utamanya dalam memantau pelaksanaan kegiatan dan pelaksanaan anggaran hingga bulan Maret ini,” imbuhnya.

Disampaikan Nurudin, penerima penghargaan di ajang KPPN Award 2022 yakni, Satker Terbaik Penilaian IKPA Kategori Pagu DIPA > 75 M (Korem-073/MKT DAM IV/DIP, Makodam IV/DIP, Politeknik Kesehatan Semarang), Satker Terbaik Penilaian IKPA Kategori Pagu DIPA 15-75 M (Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Lanal Semarang, Bekangdam IV/DIP), Satker Terbaik Penilaian IKPA Kategori Pagu DIPA < 15 M (Pengadilan Agama Kendal, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, KPU Kota Salatiga). Terakhir untuk Satker dengan Transaksi KKP Terbanyak diberikan kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. (shl/bd)