Ajarkan Kepedulian, MIMAU Laksanakan Pembayaran Zakat

Banjarnegara – Sejumlah siswa MI Ma’arif Unggulan (MIMAU) Al Falah Joyokusumo mulai membayarkan zakat pada hari 3 Ramadhan 1443 H/2022 M. Panitia zakat di MIMAU diketuai oleh Ust. Hamdan selaku guru agama di madrasah. Pembayaran zakat di madrasah akan berlangsung hingga hari ke 21 Ramadhan atau sampai hari Sabtu, 23 April 2022.

Membayar zakat merupakan salah satu kewajiban dalam Islam. Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan. Sebagai salah satu rukun Islam, Zakat ditunaikan untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya.

Pembayaran zakat di MIMAU bisa dibayarkan dalam bentuk beras atau uang. Untuk beras dibayarkan zakatnya sebanyak 2,7 kg dan untuk uang dengan besaran jumlahnya disamakan dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Hingga Sabtu (9/4) sebanyak 13 siswa sudah membayarkan zakatnya melalui wali kelas masing-masing yang selanjutnya diteruskan kepada panitia (‘amil). Setiap anak yang membayarkan zakatnya di madrasah akan didoakan selayaknya membayar zakat di tempat lain oleh Hamdan.

Melalui wakil kepala madrasah, Endro juga menghimbau kepada wali kelas untuk menyampaikan kepada siswa-siswanya untuk pembayaran zakat bisa dilakukan di madrasah saja,

“Jangan lupa diingatkan terus kepada siswa dan wali siswa untuk pembayaran zakatnya bisa di lakukan di madrasah saja. Mengingat sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di madrasah dan sering berinteraksi dengan warga sekitar. Jadi niatnya nanti zakat akan dibagikan kepada warga sekitar yang berhak mendapatkan.” Ucapnya

Endro juga meminta agar pembagian zakat bisa dilakukan bersama-sama dengan panitia yang lain kepada mustahik sesuai ketentuan.

“Nantinya, zakat ini akan dibagikan kepada warga sekitar yang berstatus anak yatim maupun fakir miskin. Inilah salah satu ciri khas madrasah kami, mengajarkan siswa tentang rasa kepedulian antar sesama dan berjiwa sosial. Tentu saja ini membantu kebutuhan yang saat ini dirasa sulit di tengah pandemi dan menjaga silaturahim antara warga sekitar dengan warga madrasah”. Pungkas Endro. (na/wk/rf)