Dua Siswa MTsN 2 Pekalongan Rebut Medali pada Olimpiade Bahasa Indonesia Nasional

Kab. Pekalongan-Catatan perolehan prestasi peserta didik MTsN 2 Pekalongan kembali bertambah. Di awal bulan April ini, bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan, seakan menjadi energi tersendiri bagi para siswa dalam menggali dan mengasah kemampuan. Kali ini dalam ajang Olimpiade Bahasa Indonesia Nasional (OBIN) yang digelar oleh Scotrain (Science Olympiad Training) pada hari Ahad (3/4/2022) lalu.

Dua siswa, yakni Rico Juliansyah dan Naily Murodah berhasil meraih medali. Kedua siswa yang sama-sama duduk di bangku kelas 8A itu berhasil merebut medali perak pada kompetisi yang diikuti oleh 282 peserta pelajar SMP/MTs se dari seluruh wilayah Indonesia itu. Rico menduduki peringkat 40 sedangkan Naily di urutan 95. Baik Rico maupun Naily tercatat sudah beberapa kali mengikuti kompetisi akademik online yang diselenggarakan oleh Scotrain. Lembaga pelatihan olimpiade ini telah terdaftar secara resmi di Kementerian dan memiliki legalitas dengan nomor AHU-008869.AH.01.30 tahun 2022.

Prestasi yang telah diukir ini mendapatkan acungan jempol dari kepala madrasah, Imam Sayekti. “Alhamdulillah. Selamat untuk Rico serta Naily yang telah mempersembahkan prestasi melalui OBIN ini. Tetaplah rendah hati, teruslah bersemangat dalam belajar dan jangan pernah bosan untuk mengasah kemampuan. Jadilah pelajar berkualitas yang bisa membanggakan orang tua serta madrasah.” tuturnya.

Sementara itu, salah satu peraih medali, Rico juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya dan Naily sangat senang sekaligus bangga, karena telah membawa nama baik madrasah. Kami juga berterima kasih kepada bapak ibu guru mapel bahasa Indonesia yang telah membimbing serta memberi semangat agar kami tak lelah dalam berusaha. Semoga di kesempatan berikutnya, prestasi kami akan semakin meningkat,” ungkap ketua OSIS.

Ia juga menambahkan, soal-soal yang disajikan dalam OBIN meliputi penguasaan kompetensi dalam hal literasi, struktur kebahasaan, EYD, sastra, dan sebagainya. Ia mengaku tertantang dalam menyelesaikan semua soal. Meskipun ada beberapa yang belum ia kuasai betul, namun setidaknya kemampuannya semakin terasah.

Apresiasi juga datang dari pembina mapel Bahasa Indonesia kelas 8, Srimanah, S.Pd. Menurutnya, Rico dan Naily memang merupakan siswa yang tekun, aktif dalam mengikuti pembelajaran, disiplin belajar, sehingga mereka berdua memang pantas mendapatkan penghargaan tersebut. “Selamat untuk Naily, juga Rico. Teruslah kembangkan kemampuanmu dalam bidang bahasa, jangan ragu untuk mencoba. Semoga medali perak yang telah diraih akan menjadi semangat dan motivasi bagi diri sendiri serta teman-teman.” ujarnya. (Why/Ant/bd).