Guru Diajak Jadikan Ramadhan sebagai Momen Peningkatakan Kinerja dan Ibadah

Semarang, Selasa (27/4/2022) bertepatan dengan 25 Ramadhan 1443 H, Satuan Pendidikan (Satpen) Kecamatan Gayamsari

melaksanakan kegiatan siraman rohani di bulan Ramadhan, bertempat di SDN Ash Shodiqiyyah Kec. Gayamsari Kota Semarang, kegiatan dihadiri oleh Koorsatpen Gayamsari, Pengawas PAI Kec. Gayamsari, Ketua KKG Kota Semarang beserta seluruh guru Islam SD negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Gayamsari.

Kegiatan siraman rohani diharapkan memotivasi GPAI dan guru lainnya untuk melakukan peningkatan dalam proses pembelajaran di semester II meskipun dalam kondisi puasa. Hal inu disampaikan Ketua Koorsatpen Kec. Gayamsari, Heny Titik Lestari.

“Untuk meningkatkan proses pembelajaran semester II tahun ini, guru harus saling bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik meskipun dalam kondisi berpuasa, harus selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta didik,” tuturnya.

Selaras dengan sambutan Ketua Koorsatpen Gayamsari, H.Muhammad Faojin, Pengawas PAI Kecamatan Gayamsari Kantor Kementerian Agama Kota Semarang menyampaikan harapannya agar GPAI mampu memotivasi peserta didik agar tetap bersemangat dalam kegiatan belajar meskioun di bulan Ramadhan

“GPAI harus bisa mengajak peserta didik untuk lebih semangat dalam belajar di bulan Ramadhan, dan Ramadhan justru dijadikan momentum untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah, dan mengajak mereka agar lebih mencintai Alquran, dengan cara bertadarus di sekolah,” ucap Faojin.

Hadir pula H. Wahyu Ketua KKG Kota Semarang, dalam sambutannya ia mengimbau kepada peserta yang hadir untuk lebih bersemangat dalam mengajar peserta, dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

“Dalam firman-Nya, Allah telah menjanjikan pahala yang berlipat ganda atas segala ibadah yang dilakukan di bulan yang penuh kemuliaan ini, oleh karenanya marilah kita berlomba-lomba untuk lebih meningkatkan ibadah, baik kuntitas maupun kualutasnya ” ujarnya.

Ia juga menuturkan, salah satu hadis yang menyatakan bahwa setiap muslim akan masuk surga kecuali yang mengingkari-Nya.

“Rasullullah bersabda, kullu umati yadkhulunal jannah ila man aba, yang artinya setiap umatku akan masuk surga, kecuali yang menolak. Bahwa semua umat Islam semua akan masuk surga kecuali yang tidak,” katanya.

“Lalu siapa yang tidak mau itu ? Man Athoani dakholal jannah wa man ashoni faqod aba, artinya barang siapa yang taat kepada-Ku akan masuk surga, dan barang siapa yang durhaka, dia akan menolak masuk surga,” imbuhnya.

“Kita semua pasti akan kembali kehadirat-Nya, dan tempat kembali yang paling kita inginkan adalah surga, oleh karena itu diakhir bulan Ramadhan ini mari kita tingkatkan ibadah kita, bukan berburu diskon atau sale di mall tapi berburu lailatul qodr, yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan,” pungkasnya.(Iqbal AG/Faojin/NBA/bd)