Guru MTs N 1 Banjarnegara Kejar Target 2 Kali Khatam Al Quran Saat Ramadan

Banjarnegara – Sebagai bulan suci yang penuh dengan tawaran pahala bagi siapa saja yang memperjuangkannya, maka guru-guru Mts Negeri 1 Banjarnegara pun berusaha mendapatkan pahala sebanyak-sebanyaknya di bulan Ramadan ini. Salah satunya adalah membaca Al Qur’an karim.

Jika sebagian orang menggunakan rumus one day one juz maka berbeda dengan guru-guru Madtsansa yang bertekad ingin mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 2 kali dalam sebulan. Artinya, minimal dalam satu hari harus menyelesaikan bacaan sebanyak 2 juz. Mewujudkan tekad ini tentu membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Terlebih bagi ibu-ibu yang dalam sebulan tentu akan mendapati waktu udzur sehingga harus bisa mengatur waktu sebaik mungkin agar target tersebut dapat tercapai.

Seperti yang terlihat pada Sabtu (9/4). Memaksimalkan waktu bakda solat duha dan bakda solat duhur menjadi sebuah pilihan mengejar target khatam 2 kali. Solat duha dan dilanjutkan dengan tadarus Al Qur’an yang selama pesantren Ramadan dilaksanakan sejak pukul 07.45 sampai dengan pukul 08.45 dan bada solat duhur sekitar pukul 12.00 sangat memungkinkan untuk memaksimalkan bacaan.

Haki Wanudya Taranggana yang dalam keseharian mengajar mata pelajaran Seni Budaya mengungkapkan bahwa ini sebuah tantangan yang pertama baginya. Selama ini target yang sering dilakukan hanya khatam sekali selama Ramadan.

“Bismillah, kali ini saya akan berjuang semaksimal mungkin. Saya yakin, niat yang baik dengan diiringi usaha serta mengharap ridlo dari Allah Swt semata, semoga tekad mulia ini akan dapat terlaksana,” ungkapnya penuh harap.

Sementara Rizki Nurfarida, guru Bahasa Indonesia Madtsansa menyampaikan antusiasnya dalam mengejar target khataman. Menurutnya, suasana seperti ini seakan mengingatkan kembali saat-saat dia masih nyantri di pondok pesantren.

“Saat kuliah, saya nyantri di pondok pesntren Durrotu Aswaja Semarang. Dalam sehari saat Ramadan kami menyelesaikan 1 juz setiap bada solat fardu. Artinya, dalam sehari minimal bisa selesai 5 juz. Insya Allah, jika diniati dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari Allah Swt. maka Allah akan memberikan kita kekuatan,” tutur wanita yang akrab disapa Farida ini.

Farida menambahkan bahwa 1 juz itu sekitar 10 lembar bolak-balik, dan menyelesaikannya dengan bacaan tartil hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 sampai 40 menit. Itu waktu yang sangat pendek jika dibandingkan waktu yang sering dihabiskan saat memegang gadget. (lin/ak/rf)