Ikhsanudin: Bulan Ramadan Bukan Alasan untuk Bermalas-Malasan

Banjarnegara – Bulan Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Selain dianjurkan memperbanyak ibadah, di bulan puasa ini juga harus tetap beraktivitas sehari-hari seperti biasa. Ini yang dilakukan oleh para Dewan Penggalang (DP) Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara

Mereka tetap melaksanakan ekstrakurikuler pada Sabtu (9/4) di halaman masjid Darul Ulum.

Dengan mengenakan seragam pramuka lengkap, para DP Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara semangat menggemakan yel-yel pramuka. Dzulfikar, salah satu anggota DP Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara mengatakan bahwa dengan berkegiatan seperti ini menjadi kegiatan ngabuburit bersama teman-temannya.

“Ngabuburit di rumah sudah biasa. Kali ini kita ngabuburit sambil belajar di madrasah. Ilmunya dapat, ngabuburitnya juga dapat.” ujar Dzulfikar.

Pada kegiatan kali ini para dewan penggalang berlatih tali temali. Materi tali temali ini merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh para anggota pramuka khususnya dewan penggalang Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara. Para dewan penggalang ini tidak belajar sendirian, mereka belajar bersama para alumni MTs Negeri 1 Banjarnegara yang juga merupakan anggota pramuka di MAN 2 Banjarnegara.

Banyak manfaat yang didapatkan dari keterampilan tali temali ini. Dalam kehidupan sehari-hari tali temali bisa digunakan untuk membuat meja kursi dari tongkat atau kayu. Selain itu, keterampilan ini juga berguna pada kegiatan survival di alam bebas, bisa untuk membuat tenda, membuat dlagbar, menarik barang, dan lain sebagainya. 

Ikhsanudin, wakil kepala urusan kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara mengatakan bahwa kegiatan siswa di bulan Ramadan tetap berjalan dengan waktu yang sudah disesuaikan.

“Semua siswa bebas akan berkegiatan apa, termasuk pramuka. Ada yang sepulang sekolah bimbingan mapel, ada yang bimbingan lomba, dan lain sebagainya. Silakan ikuti kegiatan itu dengan baik dan izin kepada orang tua terlebih dahulu. Niatkan untuk ibadah supaya berkah. Bulan Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan.” pungkas Ikhsanudin. (rin/ak/rf)