Kajian Pesantren Ramadhan: Puasa Memperbaiki Kondisi Kesehatan Tubuh

Banjarnegara – Puasa merupakan ibadah yang memiliki nilai lebih untuk kesehatan. Dengan puasa badan menjadi lebih sehat. Puasa memberi dampak positif terhadap kondisi tubuh, dan berpengaruh terhadap fisik dan psikis.

Materi ini disampaikan di hari pertama kegiatan pesantren Ramadhan dengan narasumber Heru Setiawan pada tanggal 18 April 2022 bertempat di masjid MTs N 2 Banjarnegara di hadapan 250 siswa kelas 8.

Menurut Heru tujuan materi ini diberikan memberi pengetahuan kepada siswa bahwa puasa tidak hanya sebagai salah satu ibadah tetapi berdampak pula terhadap kesehatan tubuh.

“Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus. Namun sekaligus menjadi pengendali jiwa untuk menuju perilaku sabar dan perilaku-perilaku lain yang baik,” jelasnya.

Heru melanjutkan penjelasnya bahwa puasa selama satu bulan (Ramadhan) memberi manfaat yang dahsyat bagi kesehatan jika dilakukan dengan baik dan benar.

Ternyata puasa dapat memperbaiki kondisi kesehatan tubuh. Kondisi puasa membawa tubuh pada “mode puasa” selama 8 jam tanpa asupan makanan.

Ketika tubuh tidak mendapat asupan makanan maka lemak tubuh digunakan sebagai energinya.

Dengan adanya pembatasan makanan itulah maka berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol. Puasa dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat karena terjadi penurunan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

“Nah tidak hanya secara fisik ternyata puasa juga berdampak baik bagi psikis, “ lanjutnya memaparkan materi.

Orang yang berpuasa akan mampu mengendalikan stress dan depresi. Dengan puasa akan dapat menahan marah dan menumbuhkan rasa empati kepada sesama. Puasa melatih hati seseorang peka dengan kondisi kehidupan di sekitarnya.

Selain bernilai ibadah memang puasa melatih kejujuran diri. Puasa membawa kita pada tingkatan manusia yang bertakwa apabila dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Al-Quran.

“ Wah baru tahu saya kalau puasa itu banyak sekali manfaat yang didapat untuk tubuh kita,” kata Aji salah satu peserta pesantren dengan mantap.

“Marilah kita menjalankan puasa dengan sebaik-baiknya agar manfaat dan ibadah dapat kita raih, “ jelasnya mengakhiri pemaparan. (hs/dw/rf)