Khotmil Qur’an Kelas Tahfiz MTs Negeri 2 Banjarnegara Bikin Bulu Kuduk Merinding

Banjarnegara – Kelas Tahfiz yang menjadi kelas unggulan di MTs Negeri 2 Banjarnegara merupakan kelas yang terdiri dari para peserta didik yang sangat mandiri dan bertanggung jawab. Mereka selalu mempunyai inisiatif dan memiliki talenta bermacam-macam dari kemampuan lain yang ada serta  pembina yang selalu siap mendampinginya.

Seperti halnya kegiatan Khotmil Qur’an jelang Ramadhan adalah momen yang sangat baik untuk mengasah kemampuan hafalan masing-masing peserta didik, selain memang sudah menjadi program rutin Kelas Tahfiz.

Ratna Ayu Kartika Wulan selaku Kepala MTs Negeri 2 Banjarnegara menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan tersebut.

“Kegiatan Khotmil Qur’an dari Kelas Tahfiz merupakan program tahunan dari Kelas Tahfiz yang dilaksanakan untuk menyambut Bulan Ramadhan dan kita lihat langsung anak-anak melafalkan dengan lantang dari yang hafal 12 Juzz sampai yang baru 2 juz. Penampilan anak-anak sungguh luar biasa.” jelasnya.

Pembimbing Kelas Tahfiz Siti Fadhilah memberikan pernyataan tambahan.

“Beberapa peserta didik sudah memperlihatkan kemampuan hafalannya hingga 12 Juzz , 11 Juzz, dan 3 juzz salah satu peserta didik memang ada yang sudah mencapai 12 juz sehingga sangat bangga karenanya, sehingga kemarin sudah dibuktikan menjadi juara 1 pada tingkat Kabupaten. Nah kegiatan Khotmil Qur’an ini dilaksanakan untuk menyambut datangnya bulan  Ramadhan agar peserta didik semakin mencintai Al Qur’an. Saya merasa sangat bangga karena anak-anak memiliki tanggung jawab yang tinggi, mereka menghafal sudah dari hati bukan hanya tuntunan dari Madrasah,” jelasnya Kamis, (31/4).

Wakil kepala madrasah urusan humas Siswo Purnomo juga menambahkan terkait dengan kegiatan tersebut.

“Kegiatan Khotmil Qur’an ini mengundang wali murid kelas Tahfiz agar wali/orang tua peserta didik tersebut melihat dan mendengar langsung putra putrinya melakukan hafalan sehingga mereka tahu betul anak-anaknya sudah hafal nyaman hanya melihat nilai rapor ataupun laporan dari peserta didik itu sendiri.” jelasnya.

Salah satu peserta didik yang bernama Angela Putri Valentina merasa terharu dapat menampilkan di depan orang tua dan teman-temannya.

“Membaca dan menghafal ayat-ayat Al Qur’an selain mendapat pahala di dunia juga di akhirat kelak. Kita insya Allah harapannya akan memakaikan mahkota kepada orang tua kita dan saya  sangat terharu saat disaksikan langsung oleh Bapak atau Ibu kita.” pungkasnya saat ditemui setelah penyelenggaraan Khotmil Qur’an  usai. (nf/swp/rf)