Lakukan Budaya Literasi Sebelum Pembelajaran

Banjarnegara – Budaya gemar membaca tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Pada pasal 74 tentang Penghargaan Pembudayaan Kegemaran Membaca ayat 1, bahwa kegemaran membaca dilakukan melalui gerakan nasional gemar membaca, penyediaan buku murah dan berkualitas, pengembangan dan pemanfaatan perpustakaan sebagai proses pembelajaran.

Secara sederhana, budaya membaca atau literasi memang dipahami sebagai kemampuan dalam membaca dan menulis. Membaca dapat diartikan sebagai proses menerjemahkan lambang-lambang bahasa hingga diproses menjadi suatu pengertian. Seperti halnya dilakukan oleh siswa – siswi di MIMAU Al Falah Joyokusumo ini, khususnya pada kelas IA.

Hal ini dilakukan karena Literasi sangat penting untuk kemajuan dan masa depan anak -anak, khususnya anak jenjang kelas 1. Selain itu, mereka akan semakin sadar dan gemar literasi setiap hari dalam mengembangkan pengetahuannya. Kelas IA selalu melaksanakan kegiatan literasi di kelas setiap hari sebelum melaksanakan pembelajaran.

Susri Anti sebagai guru Kelas IA memanfaatkan B3 (Buku Bacaan Berjenjang) yang diluncurkan USAID PRIORITAS sebagai buku yang menarik untuk dibaca kelas IA ini. Durasi waktu mereka membaca berkisar 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar.

“Dengan menggunakan media B3 anak – anak sangat antusias dalam membaca karena diberikan buku yang berjenjang yang menarik bergambar sesuai kemampuan siswa. Setiap anak membaca dengan buku yang ditentukan oleh guru sesuai dengan tingkatan bacaan mereka. Buku Bacaan berjenjang tersebut sangat membantu tingkat level literasi anak – anak,” tutur wali kelas IA, Susri Anti pada Senin (4/4) 

Wahyul Khomisah, Kepala Madrasah mengapresiasi dan berharap dengan adanya program literasi ini,  para siswa akan terbiasa membaca, selain mampu menambah pengetahuan dan wawasan. Memperbanyak Literasi akan menambah prestasi terutama dalam menulis.

“Kegiatan literasi membaca ini sangat membantu siswa dalam menemukan, mengenali dan mengembangkan potensinya. Meskipun hanya menggunakan 15 menit sebelum hari pembelajaran untuk membaca buku selain buku mata pelajaran, karena dilakukan setiap hari maka akan sangat membantu melejitkan prestasi mereka, yang penting istiqomah. (sa/wk/rf)