MI Al Bidayah Menyelenggarakan PTS Bersamaan Dengan Ujian Madrasah ( UM ) MI Se Kota Semarang

Semarang-Menurut Amhal Kaefahmi, selama pandemi Covid-19 yang melanda dunia lebih dari dua (2) tahun ini, sangat berpengaruh pada aspek pendidikan. Pasalnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) menggunakan aplikasi daring, belum sepenuhnya efektif dan efisien terhadap pembelajaran. Banyak guru yang masih gaptek ( Gagap Tehnologi ) atau bingung terhadap model pembelajaran daring.

“Demikian pula, peserta didik. Mereka juga terkendala dengan gadget yang harus gantian dengan orangtua, kuota, dan signal,” jelas Amhal Kaefahmi.

Ditegaskannya, selama uJIan madrasah untuk kelas VI berlangsung, pembelajaran untuk kelas I s.d kelas V harus tetap berjalan. Bila pembelajaran terpaksa dilakukan melalui PJJ karena terbatasnya ruang kelas, maka tidak boleh sekadar diberikan tugas atau soal untuk dikerjakan di rumah. Pembelajaran harus dilakukan melalui daring sesuai kondisi dan kemampuan madrasah masing-masing.

Menurut Kaldik Mulai Senin, (11/4/2022) Semua MI Sekota Semarang telah menyelenggarakan Ujian Madrasah sampai tanggal ( 19/4/2022 ). Sedangkan MI Al Bidayah belum bisa  menyelenggarakan Ujian Madrasah (UM) dikarenakan MI Al Bidayah Baru berdiri tahun 2020 sehingga sekarang baru memiliki dua kelas yakni Kelas 1 dan 2.

Kepala MI Al Bidayah Ismanto mengatakan, Bersamaan dengan Penyelenggaraan UM ini, Di MI Al Bidayah kami melaksanakan kegiatan Penilaian Tengah Semester. Dengan harapan PTS berjalan dengan tertib dan lancar. Semua siswa kelas I dan II hadir mengikuti Test Tengah Semester dalam keadaan yang sehat wal afiat.

“Mohon doanya, semoga PTS yang dilaksanakan di bulan suci Ramadhan ini penuh dengan keberkahan,” harap Ismanto.

Sedangkan guru kelas I MI Al Bidayah, Siti Kumaidah berharap, Pelaksanaan PTS berjalan  sesuai dengan  aturan yang sudah di tetapkan oleh panitia. Anak –anak bisa mengerjakan Test dengan kemampuan yang dimiliki sebagai tolak ukur selama mereka mengikuti pembelajaran dengan daring.

Harapan dari Bu Putri (guru kelas 2). Anak –anak mampu mengerjakan test dengan kemmpuan sendiri sendiri tanpa bekerjasama dengan temanya, Jelas Bu Putri. Dikatakan Amhal Kaefahmi, Ujian Madrasah (UM) yang dilaksanakan oleh madrasah bertujuan untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. UM dimaksudkan untuk: 1) mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik; 2) m3ngukur mutu pendidikan di tingkat Nasional, Provinsi, Kota/Kabupaten, kecamatan dan madrasah; 3) mempertanggung jawabkan penyelenggaraan pendidikan pada masyarakat. (Ismanto/Sukirman/bd)