MI Baiturrahim Tembalang Mengadakan Gerakan Shodaqoh di Bulan Ramadh04

Kotak sedekah digilirkan ke setiap siswa dan siswi

Di bulan Ramadhan tahun 2022 MI Baiturahim tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran dimulai dari hari Senin tanggal 04 April 2022. Kegiatan diawali dengan sholat dhuha di masjid Baiturrahim dilanjutkan membaca asmaul husna dan doa yang dipimpin oleh ustadz M. Ali Shodikin, S.Ag. Kegiatan diikuti oleh siswa siswi kelas I sampai dengan kelas VI beserta ustadz / ustadzah MI Baiturrahim.

Anak – anak merasa senang dengan dilaksanakan nya pembelajaran tatap muka di bulan Ramadhan, “sangat menyenangkan bisa bertemu dengan teman – teman, rasa lapar dan dahaga pun menjadi tidak terasa”, kata siswa kelas V yang bernama Anggun.

Tidak hanya itu saja MI Baiturrahim juga melaksanakan kegiatan bersedekah setiap hari setelah sholat dhuha. Kegiatan ini bertujuan agar sedari dini anak – anak belajar menyisihkan sedikit uangnya untuk menjadi seorang yang dermawan dan peduli terhadap sekitarnya, ”karena pada nantinya hasil dari uang sedekah mereka akan disumbangkan kepada orang yang membutuhkan”, kata Ratna, guru kelas 4A MI Baiturrahim.

Begitu besar keutamaan bersedekah terutama di bulan Ramadhan, maka dari itu anak didik di MI Baiturrahim dilatih untuk bersedekah setiap hari setiap selesai shalat dhuha. “wajib bagiorang muslim untuk tidak pelit kepada sesame dan banyak melakukan shodaqoh di bulan Ramadhan”, begitu yang disampaikan Uyek Sumiyatun, kepala MI Baiturrahim.

Dijelaskan Bp. M. Ali shodikin, S.Ag guru kelas 4B, bahwasanya sedekah itu tidak menunggu kaya, justru ketika kita dalam  keadaan kekurangan dan mengeluarkan sedekah 2,5% akan terasa ringan,  tetapi ketika kita bersedekah saat memiliki uang ratusan juta akan terasa berat meskipun itu hanya sebesar 2,5% dari harta yang kita punya.  “semakin banyak kita memberi, maka akan semakin banyak kita menerima”. Mungkin istilah tersebut sangat tepat bagi orang yang rajin bersedekah. Ya , karena sesungguhnya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.

Pengawas madrasah kementrian agama, Amhal Kaefani sebelumnya mengharapkan kepada kepala madrasah binaannya untuk menyelenggarakan kegiatan  ramadhan di madrasah masing – masing  dengan bervariasi sesuai kemampuan madrasah (Uyek/Sukirman/bd)