MTs Muhammadiyah Bawang Tasarufkan Zakat Fitrah

Banjarnegara – Zakat Fitri atau yang lebih dikenal dengan zakat fitrah ialah zakat yang diwajibkan atas setiap muslim yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan untuk menyucikan diri setelah ibadah di bulan Ramadhan. Selain untuk menyucikan diri, Zakat Fitri juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu, membagi kebahagiaan pada hari raya agar semuanya termasuk masyarakat yang kurang mampu ikut merasakan kebahagiaan.

Sebagai sarana menyucikan diri, maka tidak sembarangan orang mendapatkan zakat ini. Orang yang berhak mendapatkan zakat fitri ini ialah fakir, miskin, amil zakat, mualaf, Rikab, Garim, Fi Sabilillah, dan Ibnu Sabil atau musafir.

MTs Muhammadiyah Bawang mengadakan zakat fitri bagi setiap siswa. Dari zakat fitri ini terkumpul beras 89 KG dan uang sejumlah Rp. 925.000. Zakat fitri yang terkumpul  kemudian di setorkan ke LAZISMU yang nantinya akan dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

“Sebagian zakat ini, oleh LAZISMU ditasarufkan kepada siswa MTs Muhammadiyah Bawang dan beberapa masyarakat sekitar madrasah ,” ungkap Fuad, Waka Kesiswaan MTs Muhammadiyah Bawang pada Senin (25/4)

Ada sebagian zakat yang diantarkan langsung ke rumah penerima seperti siswa yang tidak berangkat dikarenakan sakit dan masyarakat sekitar madrasah. Zakat yang dibagikan ini berupa beras sebanyak 17 paket. Sedangkan uang yang terkumpul akan ditasarufkan ke Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Blambangan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur karena mendapatkan zakat ini” ungkap Gilang, salah satu penerima zakat. 

Pembagian zakat fitri ini diakhiri dengan ungkapan saling memaafkan antara siswa dan guru. (sk/ak/rf)