Rapat Koordinasi Rehabilitasi Gedung Kankemenag Kota Semarang

Semarang, Jumat (1/4/2022) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang gelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pembahasan kegiatan rehabilitasi gedung.

Acara yang digelar di ruang rapat Kankemenag Kota Semarang tersebut, dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kota Semarang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sekretariat Jenderal dan Konsultas Perencana.

Konsultan Perencana yang dipimpin oleh Riyan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil hummer test yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang pada 23 Maret lalu, menunjukkan bahwa struktur gedung Kankemenag Kota Semarang tidak layak untuk dibangun bangunan dua lantai. Oleh karenanya ia mengusulkan agar dilakukan perubahan pekerjaan rehab diikuti dengan perubahan Rencana Anggaran Belanja (RAB), menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang ada.

“Dengan kondisi bangunan sepert ini, solusinya adalah dilakukan pembongkaran hingga struktur bawah (pondasi). Mengingat alokasi anggaran yang ada, kami mengusulkan agar rencana pembangunan dua lantai dirubah dan dioptimalkan untuk pembangunan satu lantai saja, tetapi untuk struktunya dibuat atau disiapkan untuk pembangunan dua lantai, sehingga apabila di tahun yang akan dating terdapat alokasi anggaran untuk rehab gedung, pembangunan yang direncanakan awal untuk dua lantai, tinggal melanjutkan saja,” tutur Riyan.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Konsultan Perencana, Mukhlis Abdillah selaku KPA mengimbau kepada Konsultan Perencana untuk bersegera menyelesaikan RAB dan perubahan gambar sesuai yang diharapkan.

“Dengan demikian, kami mohon Konsultan Perencana segera lakukan penyelesaian RAB dan gambar yang telah disetujui oleh pihak terkait,” imbau Mukhlis.

Riyan mewakili Konsultan Perencana menyatakan siap untuk segera melakukan perubahan sebagaimana yang diinginkan oleh Kemenag Kota Semarang.

Di akhir kegiatan, Mukhlis berharap kegiatan rehab gedung Kankemenag Kota Semarang dapat berjalan dengan lancar serta dapat terselesaikan sesuai dengan alokasi waktu dan anggaran yang tersedia.(Arya/NBA/bd)